Melia menegaskan bahwa probiotik dan prebiotik adalah dua hal yang berbeda. Meski begitu, keduanya saling berkaitan dan menjadi fondasi untuk tumbuh kembang anak.
Probiotik merupakan bakteri yang membantu pencernaan anak sehingga dapat berfungsi secara optimal. Ketika pencernaan anak baik, maka daya tahan tubuh anak pun meningkat.
“Menjaga struktur dinding khusus supaya nggak gampang luka, nggak gampang infeksi, nggak gampang diare. Itu adalah fungsi dari mikrobiota ini,” ujarnya.
Selain itu, prebiotik juga salah satu yang harus diperhatikan semua orangtua. Melia mengatakan bahwa prebiotik adalah sumber energi untuk probiotik berkembang. Semakin beragam jenis bakterinya, semakin beragam juga prebiotik yang dapat diserap.
“Masing-masing bakteri baik ini beda-beda. Bakteri A, dia makanannya ini. Bakteri B, dia makanannya ini. Jadi, kalau semakin banyak prebiotik yang kita kasih, kita ngasih makan si bakteri baik, akan banyak juga kan,” jelas.
Lebih lanjut, Melia menjelaskan bahwa bakteri baik akan menghasilkan asam lemak rantai pendek selama berkembang. Kondisi ini merupakan suasana asam pada pencernaan yang membuat bakteri jahat sulit untuk bertahan hidup. Sehingga mikrobiota dalam pencernaan menjadi seimbang dan mampu mencegah stunting pada anak.
Ketika membahas kesehatan anak, penting untuk memahami dua elemen penting: probiotik dan prebiotik. Keduanya memainkan peran vital dalam menjaga kesehatan pencernaan anak dan mendukung sistem kekebalan tubuh yang kuat. Probiotik adalah bakteri hidup yang memberikan manfaat kesehatan saat dikonsumsi, sementara prebiotik adalah serat yang berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik tersebut. Dengan demikian, hubungan antara keduanya sangat erat dan saling melengkapi dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Pentingnya menjaga keseimbangan mikrobiota dalam saluran pencernaan anak harus menjadi perhatian utama setiap orangtua. Mikroorganisme ini berperan dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan pola makan yang baik dan pemahaman mengenai nutrisinya, orangtua dapat membantu anak mereka tumbuh dengan sehat dan optimal.
Peran Probiotik dalam Kesehatan Anak yang Optimal
Probiotik memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan anak, terutama dalam pencernaan. Mikroorganisme ini membantu mencegah dan mengatasi gangguan pencernaan, seperti diare dan sembelit. Ketika probiotik ada dalam jumlah yang cukup, mereka dapat mempertahankan keseimbangan mikrobiota, sehingga mencegah pertumbuhan bakteri jahat.
Selain itu, probiotik juga berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Dengan mengonsumsi makanan yang kaya probiotik, anak dapat lebih kebal terhadap infeksi dan penyakit. Ini menjadi penting terutama selama masa pertumbuhan, di mana sistem imun masih dalam proses penguatan.
Akan tetapi, tidak semua sumber probiotik sama. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk memilih produk yang mengandung strain bakteri baik yang terbukti efektif. Misalnya, Lactobacillus dan Bifidobacterium adalah dua jenis probiotik yang sering ditemukan dalam makanan fermentasi dan suplemen kesehatan.
Prebiotik sebagai Energi untuk Probiotik
Dalam rangka mendukung pertumbuhan probiotik, peran prebiotik tidak kalah penting. Prebiotik adalah serat yang tidak bisa dicerna tetapi memiliki manfaat besar bagi kesehatan pencernaan. Mereka berfungsi sebagai makanan untuk probiotik, sehingga membantu mereka berkembang biak dengan baik.
Keberagaman prebiotik juga mempengaruhi jenis probiotik yang dapat berkembang dalam saluran pencernaan. Memperkenalkan berbagai macam makanan yang mengandung prebiotik, seperti pisang, bawang, dan asparagus, dapat membantu menciptakan lingkungan pencernaan yang lebih sehat.
Dengan memberikan asupan prebiotik yang cukup, kita dapat memastikan bahwa bakteri baik di dalam usus anak tetap aktif dan sehat. Ini sangat membantu dalam menjaga keseimbangan mikrobiota dan mencegah gangguan pencernaan yang mungkin terjadi.
Keseimbangan Mikrobiota dan Dampaknya terhadap Stunting
Keseimbangan mikrobiota yang baik berkontribusi pada pencegahan stunting pada anak. Stunting adalah kondisi terhambatnya pertumbuhan fisik anak akibat kekurangan gizi yang berkepanjangan. Dengan memastikan asupan nutrisi yang cukup, khususnya probiotik dan prebiotik, kita dapat mendukung pertumbuhan yang optimal.
Ketika mikrobiota usus seimbang, anak akan memiliki pencernaan yang lebih baik, yang berdampak positif pada penyerapan nutrisi. Dengan penyerapan yang baik, anak akan mendapatkan semua vitamin dan mineral yang diperlukan untuk tumbuh kembang dengan baik.
Penting bagi orangtua untuk memantau dan memastikan bahwa anak mendapatkan makanan bergizi serta asupan probiotik dan prebiotik yang cukup. Dukungan dari lingkungan sekitar, termasuk pola makan sehat dan kesadaran akan pentingnya mikrobiota, sangat diperlukan untuk mencegah stunting dan mendukung kesehatan anak secara menyeluruh.




