Tofi adalah benjolan keras yang terbentuk akibat penumpukan kristal asam urat dalam jaringan tubuh. Jika tidak diobati, kondisi ini biasanya dialami oleh penderita asam urat yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Rendahnya kesadaran akan dampak jangka panjang asam urat menjadi salah satu penyebab utama terjadinya tofi. Oleh karena itu, penting untuk memahami gejala dan penanganannya sejak dini.
Tofi umumnya terjadi pada area-area tertentu seperti sendi dan jaringan lunak. Gejala awalnya bisa jadi tidak menyakitkan, namun seiring waktu bisa menjadi masalah serius.
Ciri-Ciri dan Risiko Tofus untuk Kesehatan Anda
Selain benjolan keras, ciri-ciri tofi juga mencakup warna yang bisa berubah menjadi putih kekuningan. Pada awalnya, massa ini seringkali tidak menimbulkan rasa nyeri sama sekali.
Namun, seiring dengan perkembangan kondisi, tofi dapat membesar dan menimbulkan rasa sakit. Infeksi atau peradangan pada area tersebut bisa memperburuk gejala yang dirasakan.
Lebih lanjut, kondisi ini bisa merusak sendi dan jaringan di sekitarnya, bahkan menyebabkan deformitas. Maka dari itu, penanganan secepatnya sangat dianjurkan untuk mencegah komplikasi lebih serius.
Tofi sering kali muncul di beberapa lokasi dalam tubuh seperti jempol kaki dan sendi lainnya. Selain itu, tofi juga bisa muncul di pergelangan kaki, lutut, jari tangan, dan telinga.
Tempat-tempat tersebut sering menjadi lokasi penumpukan kristal asam urat yang mengeras. Dalam beberapa kasus, dapat pula ditemukan di tumit dan siku.
Kondisi ini, jika dibiarkan, bisa menimbulkan keterbatasan gerak yang signifikan. Luka terbuka juga dapat muncul bila massa ini menembus kulit, menambah risiko infeksi.
Penyebab Utama Terjadinya Tofus pada Penderita Asam Urat
Tofi terbentuk ketika kadar asam urat dalam darah melebihi nilai normal. Kadar tersebut biasanya lebih dari 6 mg/dL, menciptakan kondisi yang memungkinkan terbentuknya kristal.
Kristal-kristal ini mengendap di sendi dan jaringan lunak, lalu memicu reaksi peradangan. Sebagai hasil, penumpukan kristal akan semakin menambah besar ukuran tofi.
Seiring berjalannya waktu, hal ini bisa menyebabkan kerusakan sendi yang permanen. Sebaiknya, orang dengan riwayat asam urat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mencegah kondisi ini.




