Di Kalimantan Selatan, khususnya di Kota Banjarbaru, bencana banjir telah memaksa banyak warga untuk mengungsi. Situasi ini dihadapi petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama aparat kepolisian, yang berjuang menyelamatkan ratusan jiwa dari ancaman air bah.
Evakuasi sejumlah ratusan warga yang terperangkap dalam banjir dilakukan di Kelurahan Landasan Ulin Timur. Dalam tindakan cepat ini, sebanyak 58 kepala keluarga yang setara dengan 148 jiwa berhasil dibawa ke lokasi yang lebih aman.
Perumahan Terrace Pelangi menjadi salah satu lokasi yang paling parah terendam air. Ketinggian air di kawasan ini bahkan mencapai sepinggang orang dewasa, menunjukkan betapa seriusnya dampak dari bencana alam ini.
Pentingnya Respons Cepat dalam Menghadapi Banjir
Dalam situasi darurat seperti ini, kecepatan respons sangatlah kritikal. Kapolsek Liang Anggang, Kompol Imam Suryana, mengungkapkan bahwa evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet, yang mengingatkan kita akan keterbatasan alat di lapangan.
Proses evakuasi memang tidak berjalan mulus, mengingat banyaknya warga yang harus diselamatkan secara bergantian. Namun, upaya tersebut menunjukkan dedikasi dari petugas dalam menyelamatkan nyawa orang-orang yang terjebak dalam situasi berbahaya ini.
Selama proses evakuasi, semua petugas terus memantau kondisi yang lebih luas, terutama di kawasan lain yang berpotensi terdampak banjir. Petugas tidak hanya berfokus pada satu titik, tetapi juga melihat debit air di lokasi lain, demi mengantisipasi penyebaran masalah lebih luas.
Kolaborasi Antar Lembaga dalam Penanganan Bencana
Koordinasi antara instansi pemerintah setempat, seperti BPBD dan kepolisian, sangat penting dalam menghadapi situasi kritis. Sinergi ini mempermudah dalam melakukan langkah-langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan warga.
Setiap anggota tim ditugaskan untuk memantau lokasi-lokasi tertentu, sehingga informasi mengenai debit air bisa langsung diupdate. Dengan cara ini, respon terhadap bencana bisa lebih terarah dan efektif.
Warga diimbau agar selalu berkomunikasi dengan petugas untuk melaporkan jika mereka merasa terancam karena banjir. Informasi yang cepat dan akurat adalah kunci dalam menghindari kehilangan lebih banyak nyawa.
Peran Masyarakat dalam Menghadapi Banjir
Masyarakat juga memiliki peran penting dalam penanganan bencana ini. Dalam keadaan terdesak, mereka didorong untuk proaktif melaporkan situasi darurat kepada petugas Bhabinkamtibmas. Dengan adanya laporan yang jelas, petugas dapat segera mengambil tindakan yang diperlukan.
Pendidikan tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana juga harus menjadi prioritas. Masyarakat yang sadar akan langkah-langkah yang harus diambil saat banjir dapat menyelamatkan nyawa dan barang berharga mereka.
Dengan berbagi informasi dan mengikuti instruksi dari petugas, warga dapat membantu mempercepat proses evakuasi dan meminimalisir risiko. Ini adalah contoh nyata dari bagaimana kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah bisa menyelamatkan jiwa di saat genting.




