loading…
MNC University melalui Business Clinic menyelenggarakan kegiatan Literasi Creative Art: Limitless Creativity From Recycle Products. Acara ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan keterampilan dan inovasi di kalangan mahasiswa dan masyarakat. Dengan semakin kompetitifnya dunia profesional, peningkatan kreativitas menjadi sangat krusial.
Workshop yang berlangsung di Lobby Hall Lantai 1 MNC University ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang berasal dari latar belakang yang beragam. Peserta mencakup mahasiswa dari MNC University maupun IPMI Institute, dosen, praktisi, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Di zaman yang semakin berorientasi pada keberlanjutan, program Literasi Creative Art ini berusaha menjadi ruang kolaboratif yang menekankan pentingnya kreativitas. Melalui pemanfaatan produk daur ulang, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menumbuhkan pola pikir inovatif di kalangan peserta.
Workshop ini dimeriahkan oleh kehadiran Prof. Dr. Wiwiek Mardawiyah Daryanto, S.E-AK., M.M., CMA dari IPMI Institute. Selain itu, materi juga disampaikan oleh para narasumber berkompeten yang menjelaskan cara mengolah limbah menjadi karya bernilai ekonomi.
Memahami Pentingnya Kreativitas di Era Modern
Kreativitas bukan hanya sekadar seni, tetapi juga bagian penting dari pengembangan diri dan profesi. Di era digital ini, kemampuan untuk berpikir kreatif menjadi nilai tambah bagi setiap individu yang ingin bersaing di pasar kerja. Oleh karena itu, penting bagi pendidikan untuk mengintegrasikan elemen kreativitas dalam kurikulum mereka.
Selain itu, pendidikan yang mengedepankan kreativitas dapat mendorong munculnya inovasi yang berkelanjutan. Hal ini berkaitan langsung dengan bagaimana mahasiswa dapat beradaptasi dengan perubahan sosial dan ekonomi yang cepat, serta memenuhi tuntutan pasar yang dinamis.
Workshop seperti ini memberikan contoh nyata bahwa kreativitas bisa dihasilkan dari sumber yang tampaknya tidak berguna. Dengan mengubah limbah menjadi produk yang berguna, peserta belajar untuk melihat solusi di tengah masalah yang ada.
Pengalaman di lapangan, seperti yang didapat di workshop ini, sangat berharga. Di sini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dari teori, tetapi juga langsung menerapkan ilmu yang didapat dalam praktik membuat produk daur ulang.
Menghadapi Tantangan Lingkungan Melalui Inovasi
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh masyarakat saat ini adalah masalah limbah. Masyarakat perlu memahami dampak dari limbah terhadap lingkungan dan pentingnya strategi inovatif untuk mengatasinya. Workshop ini menjadi jembatan untuk menumbuhkan kesadaran akan isu tersebut.
Para narasumber mengupas berbagai pendekatan efektif dalam mengolah limbah plastik. Dengan menciptakan produk seperti perhiasan dan kerajinan tangan, mereka menunjukkan bahwa ada nilai di balik limbah yang seringkali diabaikan.
Penting bagi setiap individu untuk memikirkan bagaimana mereka dapat berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Dengan memahami cara mengolah sampah, peserta dapat menjadi pionir dalam gerakan lingkungan di komunitas mereka.
Melalui diskusi dan praktik langsung, peserta diajarkan untuk lebih inovatif. Mereka tidak hanya mendapatkan wawasan, tetapi juga teknik langsung yang dapat diterapkan untuk menciptakan produk ramah lingkungan.
Peran Workshop dalam Peningkatan Kemampuan Individu
Selain fokus pada isu lingkungan, workshop ini juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan keterampilan baru. Keterampilan praktis ini sangat penting dalam menyiapkan mereka untuk terjun ke dunia kerja yang semakin kompetitif.
Berbagai keterampilan yang diperoleh selama workshop akan memberikan modal tambahan bagi peserta. Mereka dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan ini dalam berbagai bidang, termasuk industri kreatif dan kewirausahaan.
Kesempatan untuk berkolaborasi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang memberikan nilai lebih. Melalui interaksi ini, peserta dapat memperluas jaringan dan memperkaya pengalaman mereka di luar lingkungan akademik.
Di akhir workshop, peserta diharapkan tidak hanya meningkatkan keahlian, tetapi juga mendapatkan inspirasi baru dalam memandang potensi dari limbah. Ini bisa menjadi langkah awal mereka untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan di masa depan.




