Diskusi tentang kualitas susu UHT kini semakin hangat diperbincangkan, terutama terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kekhawatiran muncul ketika terungkap bahwa salah satu produk susu tersebut mengandung hingga 86 persen air dan hanya sekitar satu persen susu, menciptakan pertanyaan tentang manfaat gizinya untuk anak-anak.
Esti Nurwanti, seorang ahli gizi dan pendiri Gizi Nusantara, mengungkapkan bahwa meski produk tersebut mungkin telah sesuai regulasi, dari segi gizi kualitasnya tidak sebanding dengan susu murni. Dampak dari rendahnya kandungan susu ini berpotensi merugikan asupan nutrisi anak-anak di usia sekolah yang tengah dalam masa pertumbuhan.
Rendahnya kadar susu berarti kurangnya asupan penting seperti protein dan kalsium yang sangat dibutuhkan. Hal ini mengharuskan produk tersebut untuk difortifikasi agar nilai gizinya lebih baik, tetapi tetap mempertanyakan efektivitasnya dalam mendukung pertumbuhan anak.
Masalah Gizi pada Konsumsi Susu UHT di Indonesia
Program Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk memberikan asupan gizi seimbang bagi anak-anak, namun produk susu yang digunakan bukannya tanpa masalah. Kandungan air yang tinggi dan susu yang sangat sedikit jelas mengundang kritik. Beberapa ahli menilai bahwa produk tersebut tidak memenuhi standar nutrisi yang diperlukan anak-anak, terutama di usia pertumbuhan.
Apabila susu UHT tersebut tidak dapat memberikan manfaat gizi yang optimal, maka tujuan dari program tersebut menjadi sulit tercapai. Anemia, pertumbuhan yang terhambat, dan masalah kesehatan lainnya bisa muncul jika asupan gizi anak tidak diperhatikan dengan baik.
Dalam banyak kasus, anak-anak yang mengonsumsi produk susu berkualitas rendah akan mengalami kekurangan nutrisi. Pengetahuan orang tua mengenai gizi anak adalah kunci untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan yang baik. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk lebih kritis terhadap produk yang diiklankan.
Pentingnya Kualitas Susu untuk Pertumbuhan Anak
Tanpa asupan gizi yang memadai, anak-anak berisiko mengalami masalah pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif. Kalsium, vitamin D, dan protein berperan penting dalam perkembangan tulang serta jaringan otot anak-anak. Oleh karena itu, penting untuk memilih produk susu yang berkualitas tinggi dan memenuhi kebutuhan gizi.
Memastikan anak mendapatkan susu yang berkualitas tinggi bisa membantu mendukung proses tumbuh kembang mereka. Kualitas susu bukan hanya soal rasa, melainkan juga komposisi gizinya yang harus diperhatikan dengan seksama oleh orang tua.
Pendidikan mengenai nutrisi juga penting untuk orang tua, agar mereka tidak hanya bergantung pada produk-produk yang tersedia. Kesadaran akan pentingnya susu berkualitas harus ditumbuhkan, sehingga anak-anak mendapatkan asupan yang optimal untuk mendukung aktivitas harian mereka.
Langkah Strategis untuk Memilih Produk Susu yang Tepat
Untuk memastikan anak-anak mendapatkan susu dengan kualitas terbaik, orang tua perlu lebih cermat saat memilih produk. Membaca label dan memahami komposisi susu yang baik dapat menjadi langkah awal yang penting. Pastikan nutrisi vital seperti protein, kalsium, dan vitamin terdapat dalam produk susu yang dipilih.
Pengetahuan tentang cara membedakan susu berkualitas dari produk yang minim zat gizi perlu dikuasai. Dengan cara ini, orang tua dapat memilih produk dengan informasi yang tepat, sehingga anak-anak memperoleh manfaat gizi yang optimal.
Berbicara dengan ahli gizi bisa menjadi langkah berharga untuk lebih memahami kebutuhan nutrisi anak. Dalam situasi di mana produk yang kurang baik beredar bebas, mendapatkan nasihat yang tepat menjadi krusial untuk menjaga kesehatan anak-anak.




