loading…
CEO SVCA Sharon Lim, Vice Rector of Student Affairs Binus University Prof. Yohannes Kurniawan, Co-Founder & Managing Partner TNB Aura Vicknesh R. Pillay, dan mahasiswi finalis kompetisi Startup Wars 2025. Foto/Istimewa
Tujuan ajang ini dalah mengasah kemampuan mahasiswa untuk berpikir dan bertindak layaknya investor profesional mulai dari menganalisis pasar hingga mengambil keputusan investasi untuk perusahaan nyata.
Berbeda dari kompetisi startup tradisional yang berfokus pada pitching, Startup Wars menantang peserta untuk memposisikan diri sebagai venture capitalists, mengevaluasi model bisnis, serta menentukan strategi investasi yang berpotensi menciptakan dampak ekonomi dan sosial. Pendekatan berbasis simulasi ini memberikan pengalaman langsung mengenai cara investor profesional menilai dan mengembangkan startup yang menjanjikan.
Baca Juga: Peran Penting Startup dalam Mengakselerasi Digitalisasi IKM
Tahun ini, kompetisi Startup Wars berkembang ke lima negara; Indonesia (dengan tim yang diwakili oleh mahasiswa-mahasiswi Binus University), Singapura, Filipina, Vietnam, dan Malaysia menandai pencapaian besar dalam memperluas akses pendidikan investasi kelas dunia bagi mahasiswa di kawasan Asia Tenggara. Kompetisi ini menghadirkan bimbingan langsung dari profesional venture capital serta studi kasus dunia nyata yang memperkaya wawasan peserta tentang strategi investasi, manajemen risiko, dan kewirausahaan berdampak sosial.
“Di Binus University, kami berkomitmen untuk mengembangkan talenta global dalam bidang inovasi dan kewirausahaan. Menjadi tuan rumah Startup Wars sejalan dengan visi kami untuk menjadi universitas kelas dunia yang memberdayakan masyarakat,” ujar Vice Rector of Student Affairs Binus University Prof Yohannes Kurniawan, Jumat (17/10/2025).
Dia menambahkan, kolaborasi kami dengan TNB Aura memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa Indonesia untuk merasakan langsung dunia venture capital, menghubungkan pengetahuan akademis dengan pengalaman industri.
Keberadaan Binus University sebagai penyelenggara Grand Final Startup Wars 2025 menjadi langkah yang signifikan dalam membentuk ekosistem kewirausahaan yang lebih inovatif di Indonesia. Melalui kompetisi ini, mahasiswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar langsung dari para ahli di bidang investasi. Terlebih, peran mereka sebagai evaluator model bisnis memacu kreativitas dan analisis yang mendalam.
Kompetisi ini menghendaki peserta untuk berperan seperti investor yang profesional. Dengan pendekatan tersebut, mereka dituntut untuk melakukan analisis yang tajam dan menghasilkan keputusan yang benar-benar dapat menguntungkan dalam konteks dunia nyata. Pengenalan terhadap proses investasi dan evaluasi dampak sosial menjadi nilai tambah yang sangat berharga bagi pengembangan karier mereka.
Ruang Lingkup dan Misi Grand Final Startup Wars 2025
Startup Wars 2025 memiliki misi yang jelas, yaitu untuk memperkuat kemampuan mahasiswa dalam berinvestasi dan memahami dunia usaha. Dalam kompetisi ini, peserta ditarik untuk berpikir kritis dan strategis, sehingga mereka dapat menilai peluang investasi dengan lebih baik. Hal ini penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan di dunia bisnis yang semakin kompetitif.
Berbagai studi kasus nyata menghadirkan tantangan yang sesungguhnya dihadapi perusahaan startup. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya belajar tentang teori, tetapi juga praktik nyata yang dapat diterapkan di lapangan. Pengalaman tersebut menjadi bekal yang berguna tidak hanya dalam karier mereka, tetapi juga bagi perkembangan ekosistem startup di Indonesia.
Kolaborasi Binus University dengan TNB Aura menambah dimensi baru dalam persaingan ini. Melalui dukungan dari para ahli, peserta mendapatkan peluang untuk berinteraksi langsung dengan profesional yang sudah berpengalaman dalam industri investasi. Interaksi ini dapat membuka wawasan baru dan menambah keterampilan yang sangat diperlukan.
Dampak Positif Terhadap Mahasiswa dan Komunitas
Partisipasi dalam kompetisi seperti Startup Wars 2025 membawa dampak yang positif bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya berlatih dalam konteks akademik, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga berhubungan dengan dunia nyata. Hal ini sangat menguntungkan ketika mereka terjun ke industri setelah lulus nanti. Kebangkitan semangat kewirausahaan dalam diri mahasiswa akan berkontribusi pada perkembangan ekonomi lokal.
Lebih jauh lagi, dengan memperkenalkan mahasiswa pada dunia investasi, kompetisi ini berpotensi mendorong lahirnya calon-calon investor muda yang akan membentuk masa depan industri startup. Melalui pengetahuan yang diperoleh, mereka diharapkan dapat menciptakan inovasi yang tak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga berdampak sosial positif.
Startup Wars 2025 juga berfungsi sebagai wahana untuk menjalin hubungan antara universitas dan industri. Keterlibatan langsung para profesional dalam kompetisi ini memungkinkan mahasiswa untuk lebih memahami tuntutan dan ekspektasi dari dunia kerja. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan relevansi antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri saat ini.
Keterlibatan Internasional dalam Kompetisi Startup Wars 2025
Penyelenggaraan Startup Wars 2025 juga diikuti oleh peserta dari negara-negara lain, seperti Singapura, Filipina, Vietnam, dan Malaysia. Keterlibatan internasional ini menunjukkan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang lokal, tetapi sudah menjadi platform yang mendunia. Hal ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berdiskusi dan bertukar ide dengan rekan-rekan mereka dari negara lain, yang tentunya akan sangat memperluas pandangan mereka.
Semangat kolaborasi antarnegara dalam kompetisi ini mendorong mahasiswa untuk berpikir lebih terbuka dan kreatif. Dengan bertukar informasi dan strategi, mereka dapat mempelajari cara-cara baru dalam investasi dan pengembangan bisnis. Keberagaman ide yang dibawa oleh peserta dari berbagai negara menjadi nilai tambah bagi kompetisi ini.
Persaingan yang ketat antara tim-tim dari berbagai negara menciptakan atmosfer yang menantang. Hal ini akan memacu setiap peserta untuk mengeluarkan potensi terbaik mereka dan menghasilkan solusi yang inovatif. Dengan demikian, diharapkan banyak ide segar dan strategi baru yang lahir dari kompetisi ini.




