loading…
President University meresmikan Indonesia–China Partnership Institution – President University (ICPI–PU). Foto/Istimewa.
JAKARTA – President University sukses meresmikan Indonesia–China Partnership Institution – President University (ICPI–PU) di President Executive Center, Kota Jababeka, Cikarang. ICPI–PU merupakan lembaga kerja sama Indonesia-China di bawah President University yang menaungi sejumlah pusat kajian, seperti Industry and Talent Development Center (ITDC), Belt and Road Initiative Center (BRIC), dan Sinology Center yang berkolaborasi dengan Beijing Language Culture University (BLCU).
Lembaga ini merupakan sebuah jembatan strategis dan wadah kerja sama nyata untuk memperkuat kolaborasi Indonesia-China di bidang ekonomi, industri, perdagangan, sosial-budaya, pendidikan, investasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu’ti yang hadir secara virtual, menyampaikan apresiasi kepada President University atas inisiatif pembentukan ICPI–PU sebagai langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi akademik antara Indonesia dengan China.
“Selamat atas peluncuran ICPI di President University yang merupakan inisiatif yang penting dan bermakna. Karena ICPI tidak hanya akan memperkuat kedua bangsa tapi juga akan membangun relasi-relasi yang sifatnya strategis dan memberi dampak global, khususnya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan,” katanya, dalam keterangan resmi, Sabtu (17/1/2026).
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof Stella Christie. Menurutnya, pendirian ICPI merupakan bentuk kerja sama strategis yang diyakini bisa memberi manfaat nyata bagi kedua negara.
Inisiatif Strategis untuk Meningkatkan Kerja Sama Indonesia-China
Pendirian ICPI–PU menjadi titik awal yang penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan China. Dengan adanya pusat-pusat kajian yang berfokus pada berbagai bidang, diharapkan akan tercipta inovasi yang mampu mendukung perkembangan kedua negara.
Pusat penelitian seperti Industry and Talent Development Center (ITDC) memainkan peran kunci dalam menyediakan inisiatif pelatihan dan pengembangan keterampilan. Ini akan membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, yang merupakan aset penting dalam era globalisasi.
Belt and Road Initiative Center (BRIC) juga akan berkontribusi dalam memfasilitasi proyek-proyek investasi yang dapat meningkatkan infrastruktur dan ekonomi lokal. Hal ini sejalan dengan tujuan besar dari inisiatif tersebut untuk membangun konektivitas antara negara-negara di sepanjang jalur perdagangan.
Sinology Center, yang berkolaborasi dengan Beijing Language Culture University, akan memberikan pendekatan baru dalam mempelajari bahasa dan budaya China. Ini penting untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang masyarakat dan tradisi mereka, serta untuk memperkuat interaksi antarbudaya.
Pendekatan Multidisipliner dalam Pengembangan Pengetahuan
ICPI–PU tidak hanya sekadar lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi pusat pengembangan pengetahuan yang menerapkan pendekatan multidisipliner. Kombinasi antara teori dan praktek dalam berbagai bidang studi akan memungkinkan mahasiswa untuk memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Inisiatif kolaboratif ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin masa depan yang memiliki wawasan luas. Dengan pengetahuan yang lebih luas, mereka akan dapat berkontribusi lebih baik dalam masyarakat baik di tingkat lokal maupun global.
Kerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi dari China juga akan membuka peluang untuk pertukaran pelajar dan dosen. Pertukaran ini sangat penting untuk membangun jaringan internasional dan memperkaya pengalaman akademik bagi semua pihak yang terlibat.
Lebih dari sekadar akademik, ICPI–PU juga berkontribusi pada bidang penelitian. Penelitian lintas negara akan membantu mengidentifikasi tantangan nyata yang dihadapi kedua negara, dan menciptakan solusi yang inovatif.
Pentingnya Kolaborasi di Era Globalisasi
Di era globalisasi saat ini, kerjasama antara negara-negara menjadi semakin penting. ICPI–PU diharapkan dapat berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan Indonesia dan China dalam berbagai bidang, termasuk perdagangan dan investasi.
Kerjasama yang terjalin melalui ICPI–PU juga diharapkan dapat memperkuat posisi kedua negara dalam percaturan internasional. Dalam konteks ini, pendidikan menjadi salah satu hal yang sangat krusial, karena pendidikan yang baik akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Melalui pembangunan infrastruktur pendidikan yang kuat, negara akan memiliki kemampuan lebih untuk menghadapi tantangan global. Hal ini sekaligus mendukung visi bersama untuk meningkatkan daya saing di arena internasional.
Kerja sama yang terjalin bukan hanya untuk kepentingan masing-masing negara, tetapi juga untuk mendorong kedamaian dan stabilitas di kawasan. Ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi.




