Pemberdayaan perempuan telah menjadi isu penting dalam pembangunan nasional dan menjadi fokus utama dalam banyak sektor, termasuk kesehatan dan ekonomi. Dalam konteks ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menekankan pentingnya peran perempuan dalam pengawasan obat dan makanan serta penguatan ekonomi masyarakat.
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menjelaskan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya tentang kesetaraan, tetapi juga menjadi landasan untuk kemajuan bangsa. Dengan kemampuan adaptasi yang tinggi, perempuan mampu menghadapi berbagai tantangan, memberikan dampak positif di sektor kesehatan dan ekonomi.
“BPOM mempunyai komitmen yang solid untuk memberdayakan perempuan agar ikut berkontribusi dalam kemajuan negara,” ungkap Taruna dalam acara yang merayakan momen penting BPOM. Komposisi sumber daya manusia di BPOM menunjukkan bahwa hampir 70 persen anggotanya adalah perempuan, yang memainkan peran kunci dalam pengawasan obat dan makanan.
Angka ini menggambarkan bahwa perempuan tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga memimpin dalam pengelolaan sektor yang penting untuk keselamatan masyarakat. Selain itu, BPOM mencatat bahwa di sektor usaha, perempuan mendominasi dengan mengelola sebagian besar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang obat dan makanan.
Keberadaan UMKM yang dikelola oleh perempuan menjadi garda terdepan dalam menyediakan produk yang aman dan berkualitas, berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Dengan angka sekitar 4,2 juta UMKM di sektor ini, perempuan memegang peranan strategis dalam pertumbuhan ekonomi.
Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan Nasional
Sektor kesehatan merupakan salah satu aspek yang sangat memerlukan keterlibatan perempuan. BPOM menekankan bahwa perempuan memiliki suara penting dalam pengawasan obat dan makanan, sehingga dapat memastikan bahwa produk yang beredaran aman untuk konsumsi. Ini menjadi sangat relevan di era di mana isu kesehatan publik semakin sering muncul.
Perempuan yang aktif dalam pengawasan tidak hanya mendukung kesehatan masyarakat, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih aman. Hal ini menunjukkan bahwa peran perempuan tidak hanya terbatas pada keluarga tetapi juga meluas ke ranah publik.
Pemberdayaan perempuan dalam bidang kesehatan juga diharapkan dapat menurunkan angka penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan keterlibatan perempuan, diharapkan tercipta kesadaran kolektif tentang pentingnya kesehatan dan keamanan produk yang dikonsumsi.
Membangun Lingkungan Kerja yang Inklusif dan Berdaya Saing
Bukan hanya dalam pengawasan, perempuan juga berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. BPOM berkomitmen untuk memberdayakan perempuan dalam posisi strategis sehingga mereka dapat berkontribusi lebih besar terhadap organisasi dan masyarakat. Keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan adalah langkah maju menuju kesetaraan gender.
Ketua Dharma Wanita Persatuan BPOM, Elfi Taruna Ikrar, mengungkapkan harapannya bahwa kegiatan seperti Inspirational Woman Talk dapat menjadi wadah bagi perempuan untuk berbagi ide dan kolaborasi. Hal ini penting untuk menciptakan ruang yang mendukung pertumbuhan perempuan, terutama di era digital yang serba cepat.
Dengan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perempuan untuk berkembang, diharapkan akan muncul banyak inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini juga akan mendorong perempuan untuk menjadi pelopor di bidang mereka masing-masing, menciptakan dampak luas untuk semua pihak.
Peran UMKM Perempuan dalam Ekonomi Nasional yang Berkelanjutan
UMKM yang dikelola oleh perempuan merupakan pilar penting bagi perekonomian nasional. UMKM mendukung lapangan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, dan menjadi sumber daya yang fleksibel dalam menghadapi perubahan pasar. Ketika perempuan diberdayakan dalam sektor ini, akan ada perbaikan signifikan dalam kondisi ekonomi di tingkat lokal maupun nasional.
Perempuan yang mengelola UMKM juga berperan dalam menciptakan produk yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Mereka memiliki kecenderungan untuk memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dari usaha mereka, sehingga berkontribusi terhadap ekonomi yang lebih bertanggung jawab.
Melalui pelatihan dan pendampingan, perempuan pengusaha dapat menambah pengetahuan dan keterampilan, sehingga mampu mengelola usaha dengan lebih efisien. Ini akan memperkuat posisi mereka dalam rantai pasokan dan membantu menciptakan jaringan usaha yang saling mendukung.
Mendorong Perubahan Melalui Edukasi dan Kesadaran Publik
Untuk mencapai pemberdayaan perempuan yang efektif, edukasi dan kesadaran publik adalah aspek yang tidak boleh diabaikan. BPOM berupaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya peran perempuan dalam pembangunan dan kesehatan. Ini menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang keberadaan perempuan dalam banyak sektor.
Melalui berbagai inisiatif, diharapkan masyarakat mulai menyadari bahwa perempuan memiliki potensi yang besar untuk membawa perubahan positif. Kegiatan seperti Inspirational Woman Talk menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan dan menginspirasi perempuan lainnya untuk ikut serta dalam berbagai bidang.
Pendidikan yang memadai juga penting untuk membekali perempuan dengan keterampilan yang diperlukan di pasar kerja. Dengan pengetahuan yang memadai, perempuan bisa lebih percaya diri dalam mengambil risiko dan berinovasi dalam bidang usaha yang mereka jalani.




