loading…
Firza Faturahman Listianto, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa), baru-baru ini mencatat prestasi gemilang dengan meraih dua medali emas di ASEAN Para Games 2026. Keberhasilan ini berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, dan menjadi momen berharga dalam perjalanan karier olahraganya.
Menembus podium tertinggi tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Firza, tetapi juga bagi kampus tempatnya menuntut ilmu. Medali yang diraihnya dalam nomor lari 100 meter dan 200 meter ini menjadi simbol dari ketekunan dan dedikasi yang dimilikinya.
Perjalanan Inspiratif Seorang Atlet Muda di Unesa
Firza mulai menunjukkan minat pada olahraga atletiknya sejak kelas 1 SMP. Ketertarikan ini kemudian berkembang menjadi sebuah komitmen untuk berlatih secara konsisten hingga ia dapat bersaing di tingkat Asia Tenggara.
Selama bertahun-tahun, ia mengikuti berbagai program pelatihan yang intensif, mengasah kemampuan fisiknya dan memperkuat mentalnya. Keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras yang tak kenal lelah dan pengorbanan waktu serta tenaga.
Dalam menjalani latihan, Firza memanfaatkan pengetahuan yang diperolehnya sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO). Hal ini memberinya keuntungan kompetitif saat beradaptasi dengan berbagai strategi perlombaan.
Strategi Latihan dan Pembekalan Ilmu Kepelatihan
Ilmu kepelatihan yang dipelajarinya di kampus memberikan Firza pendekatan yang scientific dalam latihan. Pengaturan fisik, nutrisi, dan teknik perlombaan menjadi fokus utama yang membantunya meraih prestasi.
Pentingnya pengaturan yang sistematis tidak dapat dianggap sepele, terlebih dalam cabang olahraga kompetitif. Keberhasilan Firza menunjukkan bahwa cara berpikir yang benar bisa mempengaruhi hasil di lapangan.
Melalui latihan yang berbasis ilmiah, Firza mampu meningkatkan performanya secara signifikan. Ia tidak hanya lari, tetapi juga berpikir strategis dalam menghadapi setiap perlombaan.
Dukungan Lingkungan dan Komitmen untuk Berprestasi
Keluarga dan lingkungan adalah faktor penting yang berkontribusi pada kesuksesan Firza. Dukungan yang dia terima memberi kekuatan dan energi tambahan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Sering kali, ketersediaan fasilitas latihan yang memadai dan pelatihan bimbingan dari pelatih membuat perbedaan signifikan dalam perkembangan seorang atlet. Firza tampaknya telah mengambil semua keuntungan dari segala sumber daya yang ada.
Keberhasilannya menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa lainnya di Unesa. Ia menunjukkan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan dukungan, semuanya mungkin untuk dicapai.




