loading…
Para civitas akademisi Universitas Trisakti saat menari Tabola Bale yang sukses pecahkan rekor MURI.
Universitas Trisakti baru saja merayakan Dies Natalis ke-60 dengan berbagai kegiatan yang meriah pada Minggu, 23 November 2025. Perayaan ini bertempat di Kampus A dan bertujuan untuk mencerminkan semangat inovasi dan kewirausahaan yang menjadi ciri khas universitas ini.
Dengan mengangkat tema “Excellent Inovasi, Entrepreneurship, dan Sinergi Berkelanjutan dalam Kemandirian,” universitas mencoba membentuk lulusan yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkontribusi pada masyarakat. Konsep kemandirian inilah yang menjadi landasan dalam setiap aktivitas yang dilakukan oleh civitas akademika.
Kegiatan Menarik di Hari Perayaan yang Bersejarah
Acara dies natalis kali ini disusun secara kreatif, melibatkan partisipasi aktif dari semua elemen di universitas. Di antara berbagai kegiatan yang ada, tarian Tabola Bale menjadi sorotan utama dan berbagai acara lain seperti fun walk juga mengundang antusiasme dari para peserta.
Paper mop menampilkan penampilan yang penuh energi, memperlihatkan kekompakan antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan alumni. Semua elemen ini saling mendukung satu sama lain, menciptakan suasana penuh kegembiraan selama perayaan berlangsung.
Rekor MURI untuk Tarian Tabola Bale yang Menakjubkan
Puncak acara adalah keberhasilan Universitas Trisakti dalam memecahkan Rekor Dunia MURI untuk kategori “Tarian Tabola Bale Civitas Akademica Terbanyak.” Sebanyak 3.000 peserta terlibat, menari secara serempak dengan gerakan yang terkoordinasi.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang untuk memecahkan rekor, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebersamaan. Gerakan Tabola Bale yang mencerminkan kebudayaan Nusantara mengundang decak kagum baik dari peserta maupun penonton yang hadir.
Kebersamaan dalam Perayaan yang Meriah
Momen penting ini menjadi lebih dari sekadar pencapaian, melainkan langkah maju dalam menggambarkan tradisi dan budaya Nusantara. Para peserta menari dalam formasi besar yang menjadikan area utama Kampus A penuh warna dan energi.
Tarian serentak ini dirancang sedemikian rupa agar semua orang dapat mengambil bagian, tanpa kehilangan nilai estetik dan keindahannya. Setiap gerakan menjadi simbol kebersamaan dan kerja keras komunitas universitas selama enam dekade.
Menjalin Sinergi Berkelanjutan untuk Kemandirian Bangsa
Perayaan Dies Natalis ini bukan hanya ajang memperingati perjalanan panjang Universitas Trisakti, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menegaskan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Kemandirian merupakan kunci untuk masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Universitas Trisakti, melalui acara ini, menunjukkan bahwa komitmennya tidak hanya pada pendidikan, tetapi juga dalam memupuk rasa persatuan dan kesadaran sosial. Kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya dalam menciptakan kolaborasi yang bermanfaat.




