PT Dayamitra Telekomunikasi (Persero) Tbk (MTEL), lebih dikenal sebagai Mitratel, mengumumkan rencana pembagian dividen tunai senilai Rp2,08 triliun untuk periode tahun buku 2025. Jumlah tersebut setara dengan Rp25,6 per saham, menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan imbal hasil yang menarik bagi pemegang saham.
Manajemen Mitratel menginformasikan bahwa tanggal cum date dividen ditetapkan pada Rabu, 8 Juli 2026. Ini merupakan batas akhir bagi para investor yang ingin berhak mendapat dividen dari perusahaan yang telah sukses menjalankan strategi bisnis yang solid.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 30 Juni 2026, rencana pembagian dividen ini disetujui. Keputusan ini mencerminkan hasil kinerja yang baik dari perusahaan sepanjang tahun buku 2025.
Jadwal dan Tahapan Pembagian Dividen yang Diumumkan Perusahaan
Jadwal pembagian dividen tunai oleh Mitratel telah ditetapkan dengan jelas. Tanggal cum dividen untuk pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 8 Juli 2026.
Lalu, ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi akan jatuh pada 9 Juli 2026. Selanjutnya, cum dividen di pasar tunai dijadwalkan pada 10 Juli 2026, dan ex dividen untuk pasar tunai pada 13 Juli 2026.
Investor yang berhak atas dividen tunai ini harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 10 Juli 2026 pukul 16.15 WIB. Pembayaran dividen itu sendiri direncanakan akan dilakukan pada 31 Juli 2026.
Kinerja Keuangannya yang Menggembirakan di Tahun 2025
Pembagian dividen senilai Rp2,08 triliun merupakan 98% dari laba bersih yang dicapai perusahaan. Selama tahun buku 2025, laba bersih Mitratel tercatat mencapai Rp2,12 triliun.
Perusahaan juga mencatatkan pendapatan sebesar Rp9,53 triliun dan EBITDA sebesar Rp7,83 triliun. Payout ratio dividen yang tinggi ini menjadi salah satu yang tertinggi di industri, menggambarkan komitmen Mitratel kepada para pemegang saham.
Ini adalah tahun kedua berturut-turut di mana Mitratel membagikan dividen dengan payout ratio sebesar 98%. Langkah ini menunjukkan keinginan perusahaan untuk mempertahankan daya tarik bagi investor dengan memberikan imbal hasil yang optimal.
Pernyataan dan Strategi Manajemen Mitratel dalam Menghadapi Tantangan
Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, menekankan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari pelaksanaan strategi bisnis yang berkelanjutan. Mitratel berupaya menjaga keseimbangan antara menciptakan nilai bagi pemegang saham dan melakukan investasi untuk pertumbuhan jangka panjang.
Dalam pernyataannya pada RUPST Tahun Buku 2025, beliau menyatakan bahwa kinerja yang baik ini menjadi landasan bagi fase pertumbuhan berikutnya perusahaan. Mitratel berkomitmen untuk terus mengembangkan bisnis dan berinovasi sebagai perusahaan infrastruktur digital terdepan di Indonesia.
Dengan fondasi yang kuat ini, perusahaan optimis dapat memperkuat posisi kepemimpinannya di sektor infrastruktur digital, baik di tingkat nasional maupun regional. Keberlanjutan dalam memberikan hasil yang memuaskan kepada pemegang saham adalah prioritas utama mereka.







