• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
IbnuSutowoHospital.co.id
Advertisement
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
IbnuSutowoHospital.co.id
No Result
View All Result
Home True Story

Saham JELI dan BACH Dibuang Investor, RANS Akusisi Konglomerat

Ibnu Sutowo by Ibnu Sutowo
July 12, 2026
in True Story
0
Saham JELI dan BACH Dibuang Investor, RANS Akusisi Konglomerat
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, pasar saham Indonesia diwarnai oleh dua emiten baru yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada awal Juli, yakni PT Niramas Utama Tbk dan PT Bach Multi Global Tbk. Kedua perusahaan ini mengalami penurunan signifikan dalam pergerakan saham pada Jumat, 10 Juli 2026, sementara PT Rans Entertainment Indonesia Tbk justru meroket dalam perdagangan hari itu.

Saham PT Niramas Utama Tbk, yang dikenal sebagai produsen makanan bermerek INACO, mengalami penurunan paling tajam. Saham emiten ini anjlok 14,81% ke harga Rp1.495 per lembar, mencapai batas auto rejection bawah, sementara saham PT Bach Multi Global Tbk, yang mengoperasikan bisnis genset dan infrastruktur telekomunikasi, turun hampir 10% menjadi Rp500 per lembar.

Salah satu masalah utama yang dihadapi PT Niramas Utama Tbk adalah valuasi yang tidak sejalan dengan kinerja laba perusahaan. Sepanjang tahun 2025, laba bersih yang dihasilkan hanya sebesar Rp39,0 miliar, meskipun angkanya meningkat 235,5% dibandingkan tahun lalu. Namun, pertumbuhan tersebut muncul dari basis yang kecil, sehingga valuation menjadi sulit dipertahankan di pasar.

Analisis Kinerja Keuangan PT Niramas Utama Tbk

Valuasi saham PT Niramas Utama Tbk mencerminkan rasio harga terhadap laba (PER) yang jauh di atas rata-rata industri makanan dan minuman. Dengan PER yang berkisar antara 31-39 kali, emiten ini menghadapi kesulitan dalam membenarkan nilai tersebut, apalagi dengan penurunan pendapatan yang terjadi selama tiga tahun berturut-turut.

Pendapatan JELI menurun dari Rp838,94 miliar pada 2023 menjadi Rp753,05 miliar pada 2025. Lonjakan laba yang menarik perhatian investor sebenarnya bukan karena peningkatan penjualan, melainkan berasal dari upaya efisiensi yang tidak dapat dipertahankan selamanya. Ketika ruang efisiensi selesai, strategi pertumbuhan sejati dari penjualan harus dipertanyakan.

Sinyal peringatan datang dari arus kas operasional yang menunjukkan penurunan drastis. Berdasarkan prospektus, arus kas dari aktivitas operasi JELI anjlok sekitar 83% pada 2025, disebabkan oleh lonjakan piutang usaha yang meningkat tajam. Hal ini menunjukkan bahwa keuntungan yang tercatat tidak berbanding lurus dengan kas yang masuk ke perusahaan, menandakan risiko gagal bayar dari pihak distributor.

Performa Menurun PT Bach Multi Global Tbk

Penurunan saham PT Bach Multi Global Tbk juga disebabkan oleh sinyal negatif dari aktivitas broker. Salah satu broker mencatat net selling mencapai Rp117,4 miliar, menandakan adanya fase distribusi besar yang berpotensi menekan harga lebih lanjut. Data semacam ini sering kali menjadi pertanda bagi investor untuk lebih berhati-hati.

Di sisi likuiditas, rasio kas perusahaan hanya mencapai 0,02 kali pada 2025, sebuah indikator bahwa perusahaan mungkin kesulitan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Data ini menunjukkan urgensi untuk memantau penggunaan dana IPO yang dialokasikan untuk modal kerja terutama pembelian genset.

Ketergantungan perusahaan pada klien yang terafiliasi juga menjadi tantangan. Sebagian besar klien BACH berasal dari Grup Djarum, yang memberikan stabilitas pendapatan jangka pendek tetapi meningkatkan risiko jika keputusan bisnis internal grup tidak menguntungkan. Hal ini bisa memengaruhi performa perusahaan di pasar.

Risiko Global pada BACH dan Kontrol Pemilik

Risiko rantai pasok juga mengintai BACH, mengingat ketergantungan pada prinsipal genset asing. Fluktuasi nilai tukar dan gangguan pasokan global dapat berdampak negatif pada biaya operasional. Hal ini menambah beban utang yang mungkin juga akan rumit dalam hal persetujuan dari pihak bank.

Struktur kepemilikan yang kompleks, di mana PT Global Telekomunikasi Prima dapat mengambil alih kontrol lebih besar, menjadi faktor penting untuk diperhitungkan oleh calon investor. Dalam waktu dekat, mereka berencana untuk meningkatkan kepemilikannya menjadi 51%, yang dapat mengubah dinamika perusahaan secara signifikan.

Dengan porsi saham publik yang relatif kecil, hanya 15,06%, saham BACH lebih rentan terhadap fluktuasi harga. Hal ini dapat memperbesar volatilitas terutama saat volume perdagangan tidak stabil, yang menjadi perhatian tersendiri bagi investor.

Sementara itu, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk mengalami kondisi yang jauh berbeda. Saham perusahaan ini mengalami kenaikan pesat pada hari pertama perdagangan, mencatatkan harga Rp228 per lembar. RANS berhasil mendapatkan auto reject atas dengan kenaikan sebesar 34,12% di awal perdagangan.

Kehadiran sejumlah konglomerat dalam momen IPO RANS menunjukkan minat yang besar terhadap emiten ini. Figur seperti Haji Isam pun turut ambil bagian dalam seremoni pembukaan, yang memberikan sinyal positif bagi pasar. Pertumbuhan yang kuat ini menandakan adanya potensi lebih lanjut untuk saham RANS di masa mendatang.

Pendiri RANS, Raffi Ahmad, menyebutkan bahwa Haji Isam memegang 1% saham perusahaan, menandakan bahwa dukungan dari tokoh berpengaruh dapat memicu kepercayaan investor. Hal ini terlihat dari semangat dalam seremoni pencatatan saham di Gedung BEI, Jakarta, pada tanggal yang sama dengan pencatatan emiten lainnya.

Tags: AkusisiBACHdanDibuangInvestorJELIKonglomeratRANSSaham
Previous Post

Catatan 306 Karhutla di Sumsel hingga Juli 2026 dari BPBD

Next Post

Bahlil Minta Golkar Kompak Hadapi 2029 Hindari Politik Kepiting

Ibnu Sutowo

Ibnu Sutowo

Related Posts

Harga Melonjak, BEI Tangguhkan Perdagangan Saham PACK, TMPO dan EKAD
True Story

Harga Melonjak, BEI Tangguhkan Perdagangan Saham PACK, TMPO dan EKAD

by Ibnu Sutowo
August 27, 2026
Minat Nabung Valas Naik Tinggi, Catat Pertumbuhan 20%
True Story

Minat Nabung Valas Naik Tinggi, Catat Pertumbuhan 20%

by Ibnu Sutowo
August 26, 2026
Chip yang Booming Jadi Petaka, Warga Lewatkan Makan untuk Tutup Rugi Investasi
True Story

Chip yang Booming Jadi Petaka, Warga Lewatkan Makan untuk Tutup Rugi Investasi

by Ibnu Sutowo
August 26, 2026
Laba BUMN Melonjak Signifikan, Prabowo Berencana Beri Tanda Kehormatan kepada Rosan
True Story

Laba BUMN Melonjak Signifikan, Prabowo Berencana Beri Tanda Kehormatan kepada Rosan

by Ibnu Sutowo
August 25, 2026
Harga Minyak Meningkat Pasca Penurunan Drastis
True Story

Harga Minyak Meningkat Pasca Penurunan Drastis

by Ibnu Sutowo
August 25, 2026
Next Post
Bahlil Minta Golkar Kompak Hadapi 2029 Hindari Politik Kepiting

Bahlil Minta Golkar Kompak Hadapi 2029 Hindari Politik Kepiting

Premium Content

Laba Bank Mandiri Capai Rp23,3 T per Mei 2026, Meningkat 18% YoY

Laba Bank Mandiri Capai Rp23,3 T per Mei 2026, Meningkat 18% YoY

June 26, 2026
Sindrom Turner Kelainan Kromosom yang Menyebabkan Anak Perempuan Berperawakan Pendek

Sindrom Turner Kelainan Kromosom yang Menyebabkan Anak Perempuan Berperawakan Pendek

May 7, 2026
Kasus Bupati Kuansing, Menhut Siap Koordinasi dengan KPK untuk Usut Korupsi

Kasus Bupati Kuansing, Menhut Siap Koordinasi dengan KPK untuk Usut Korupsi

July 4, 2026

Browse by Category

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru Bupati dalam dan dari dengan Ditangkap Dokter Dolar Hari IHSG Indonesia Ini Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kembali Korban KPK Menjadi Menurut Minta Mobil OJK oleh Penyebab persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Sekolah Setelah Tahun Tidak Triliun untuk Warga yang
IBNUSUTOWO-HOSPITAL

Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru Bupati dalam dan dari dengan Ditangkap Dokter Dolar Hari IHSG Indonesia Ini Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kembali Korban KPK Menjadi Menurut Minta Mobil OJK oleh Penyebab persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Sekolah Setelah Tahun Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Demo 27 Agustus, Rute Transjakarta yang Dialihkan
  • Aksi 27 Agustus di DPR, Transjakarta Sesuaikan Layanan Transportasi
  • Harga Melonjak, BEI Tangguhkan Perdagangan Saham PACK, TMPO dan EKAD

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?