Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya keterlibatan TNI dan Polri. Menurutnya, kehadiran kedua institusi ini di sektor pertanian menjadi solusi dalam menghadapi berbagai kesulitan yang dialami masyarakat Indonesia.
Prabowo menyatakan bahwa TNI dan Polri tidak hanya berfungsi dalam konteks keamanan, tetapi juga harus berperan aktif dalam membantu rinci kebutuhan rakyat. Dengan bertani dan berpartisipasi dalam proyek-proyek pertanian, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Prabowo memberikan arahan saat memimpin Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. Dia menegaskan bahwa peran aktif TNI dan Polri dalam ketahanan pangan bukan hal yang perlu diperdebatkan, melainkan sebuah keharusan.
Prabowo berharap sikap ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih berkontribusi dalam memajukan sektor pertanian. Dengan dukungan dari dua lembaga ini, dia yakin kemampuan masyarakat untuk memperbaiki keadaan akan semakin meningkat.
Peran TNI dan Polri dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional
Prabowo menegaskan bahwa TNI dan Polri adalah milik rakyat, dan sudah menjadi tanggung jawab mereka untuk membantu mengatasi kesulitan yang ada. Dengan kata lain, keberadaan mereka seharusnya membawa manfaat langsung kepada masyarakat.
“Ini adalah Indonesia, bukan urusan di negara lain,” ungkapnya. Dalam konteks ini, Prabowo menegaskan keangkuhan pihak luar yang sering kali mencampuri urusan dalam negeri.
Dia juga menyarankan agar masyarakat tidak bergantung pada orang luar dalam menyelesaikan masalah mereka. Pengurus TNI dan Polri diminta untuk terus aktif membantu rakyat dalam hal yang berkaitan dengan pertanian.
Prabowo menyatakan kebanggaannya atas kontribusi TNI dan Polri dalam menjaga ketahanan pangan. Selain menanam, mereka juga berperan dalam membangun infrastruktur seperti jembatan dan penyediaan air bersih.
Kebanggaan dan Harapan Prabowo terhadap TNI dan Polri
Selama acara tersebut, Prabowo juga mengekspresikan rasa bangganya kepada TNI dan Polri yang berkontribusi besar dalam sektor pertanian. Dia melihat pembangunan jembatan dan titik air sebagai langkah penting dalam mendukung masyarakat petani.
“Saya merasa terharu melihat semua ini,” ungkapnya. Dalam pandangannya, TNI turut membangun ribuan jembatan, yang sangat penting untuk mobilitas dan aksesibilitas.
Adanya infrastruktur yang memadai akan membantu petani dalam mengangkut hasil pertanian mereka. Ini adalah langkah konkret yang menunjukkan bahwa negara memiliki perhatian terhadap kebutuhan rakyat.
Dia juga menyebut bahwa inisiatif ini menunjukkan perubahan yang positif bagi Indonesia. Dengan peran aktif kedua institusi tersebut, Prabowo optimis bahwa Indonesia akan menjadi negara yang lebih baik di masa depan.
Unik dan Strategis: Polri dan TNI dalam Pertanian
Prabowo merinci bahwa hanya di Indonesia polisinya mengurusi sektor pertanian. Dia menekankan bahwa peran ini tidak biasa dan menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperhatikan kebutuhan dasar rakyat.
Bahkan, dia menambahkan, ada peran unik di mana angkatan laut dan angkatan udara juga terlibat dalam tanaman pertanian seperti kedelai dan tebu. Ini menandakan sinergi yang kuat antara beberapa institusi negara dalam mencapai tujuan bersama.
Karena fokus ini, Prabowo meyakini bahwa masyarakat akan merasa lebih mempercayai institusi negara. Dia percaya pendekatan yang strategis ini memungkinkan Indonesia untuk bangkit dan menjadi lebih hebat.
“Kita akan bangkit menjadi negara yang hebat,” kata Prabowo, menggugah semangat para hadirin untuk ikut berkontribusi. Semua pihak diharapkan untuk bersama-sama memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional.
Dengan langkah konkret ini, diharapkan sektor pertanian Indonesia dapat tumbuh pesat. Harapannya adalah agar semua elemen berkolaborasi demi kepentingan rakyat dan masa depan bangsa.









