PT Unilever Indonesia Tbk telah memberikan pencapaian yang mengesankan dengan meraih penghargaan dalam kategori Environmental, Social and Governance (ESG). Penghargaan ini menunjukkan integrasi prinsip keberlanjutan dalam strategi bisnisnya, mencerminkan komitmen perusahaan untuk beroperasi dengan bertanggung jawab dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan lingkungan.
Dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), perusahaan ini menerima penghargaan Best Emiten untuk kategori Capital Market. Penerimaan penghargaan ini dilakukan oleh Direktur Communications, Corporate Affairs & Sustainability, Nurdiana Darus, pada acara yang berlangsung di Jakarta.
Keberlanjutan sudah menjadi bagian integral dalam aktivitas perusahaan ini. Nurdiana menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan pengakuan kedua kalinya setelah sebelumnya meraih penghargaan serupa pada tahun 2023. Hal ini membuktikan bahwa perusahaan terus berusaha untuk menghadirkan kinerja yang bertanggung jawab dan transparan.
Penghargaan sebagai Bukti Komitmen Perusahaan Terhadap Keberlanjutan
Mendapatkan penghargaan dalam kategori ini mencerminkan berbagai upaya yang dilakukan dalam implementasi keberlanjutan. Unilever Indonesia mengumpulkan dan memproses lebih dari 80.000 ton sampah plastik sepanjang 2025, yang melebihi jumlah plastik yang digunakan dalam produk. Ini adalah langkah besar dalam pengurangan penggunaan plastik baru.
Perusahaan juga memanfaatkan lebih dari 3.000 ton plastik daur ulang dalam kemasan produknya melalui jaringan bank sampah. Keberadaan lebih dari 5.000 bank sampah di berbagai daerah menunjukkan dedikasi perusahaan dalam menanggulangi masalah limbah plastik.
Melalui inisiatif tersebut, Unilever Indonesia berhasil menurunkan penggunaan plastik baru sebesar 20% dibandingkan dengan tahun dasar, menunjukkan bahwa upaya mereka dalam keberlanjutan tidak hanya sekedar komitmen, tetapi sudah menjadi bagian dari operasional sehari-hari.
Perhatian Terhadap Aspek Sosial dan Kesejahteraan Karyawan
Di bidang sosial, Unilever Indonesia menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan setara. Saat ini, 43,2% posisi manajerial senior diisi oleh perempuan, menggambarkan keberagaman yang diusung oleh perusahaan. Ini adalah langkah positif dalam pengembangan kepemimpinan yang inklusif di tempat kerja.
Perusahaan juga mempertahankan catatan positif dalam aspek keselamatan kerja. Dengan tidak adanya kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian, Unilever Indonesia menunjukkan fokus yang besar pada kesehatan dan keselamatan karyawan. Hal ini menambah kepercayaan pelanggan terhadap produk yang dihasilkan.
Seluruh pabrik di Unilever Indonesia menerapkan Sistem Jaminan Halal (SJH), serta 87% produk makanan memenuhi standar gizi tertinggi yang ditetapkan oleh organisasi kesehatan dunia. Kualitas dan kepercayaan konsumen menjadi prioritas utama yang tetap dijaga dengan serius.
Tata Kelola Perusahaan yang Berbasis ESG
Dari sisi tata kelola, Unilever Indonesia menunjukkan pengelolaan yang solid dengan adanya pemantauan dari Direksi dan Komite Integritas Bisnis. Pendekatan ini memastikan bahwa aspek-aspek ESG dikelola dengan baik, meninggalkan dampak positif pada perusahaan dan masyarakat. Ini adalah salah satu faktor yang membawa perolehan skor tinggi dalam ASEAN Corporate Governance Scorecard.
Dengan skor 111,13 pada lima tahun berturut-turut, perusahaan ini mempertahankan predikat Leadership in Corporate Governance. Selain itu, capaian S&P Global ESG Score sebesar 52 dan IDX ESG Score sebesar 18,21 menandakan bahwa kinerja berkelanjutan menjadi fokus utama perusahaan.
Peringkat PROPER Biru, yang dipertahankan selama tiga tahun berturut-turut, menambah daftar capaian yang membuktikan dedikasi Unilever Indonesia terhadap keberlanjutan dan kesehatan lingkungan. Keberlanjutan bisnis dan tata kelola yang baik terbukti membawa manfaat bukan hanya bagi perusahaan, tetapi juga lingkungan sekitar.
Inovasi dan Pertumbuhan Berkelanjutan ke Depan
Penting bagi Unilever Indonesia untuk terus berkembang dan berinovasi di bidang keberlanjutan. Nurdiana menyatakan bahwa penghargaan ini mengingatkan mereka akan pentingnya kolaborasi dan konsistensi dalam melaksanakan komitmen terhadap keberlanjutan. Dengan langkah ini, Unilever bukan hanya berusaha untuk tumbuh, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
Keberlanjutan tidak hanya dianggap sebagai strategi bisnis, melainkan sebagai bagian dari identitas perusahaan. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan upaya dalam menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Ini adalah langkah yang perlu dicontoh oleh perusahaan lain di Indonesia.
Penghargaan ini menjadi simbol bahwa perusahaan dapat mengintegrasikan keberlanjutan dalam setiap aspek operasionalnya. Unilever Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi pionir dalam keberlanjutan di industri, membantu menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua pihak.









