• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
IbnuSutowoHospital.co.id
Advertisement
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
IbnuSutowoHospital.co.id
No Result
View All Result
Home Asah Otak

Penjelasan IDAI tentang Daycare dan Istilah Penitipan Anak yang Kurang Tepat

Ibnu Sutowo by Ibnu Sutowo
May 5, 2026
in Asah Otak
0
Penjelasan IDAI tentang Daycare dan Istilah Penitipan Anak yang Kurang Tepat
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Istilah daycare sering kali dipahami sebagai ‘tempat penitipan anak’, tetapi makna ini seharusnya lebih mendalam. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menilai bahwa penamaan tersebut dapat menimbulkan kesalahpahaman mengenai peran penting lembaga pengasuhan anak dalam perkembangan mereka.

Ketua Unit Kerja Koordinator Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI, Fitri Hartanto, menegaskan bahwa penggunaan istilah ‘penitipan’ kurang tepat. Menurutnya, istilah itu sebaiknya diganti dengan ‘tempat pengasuhan anak’ untuk menghindari stigma negatif.

Fitri menyampaikan pentingnya perspektif baru dalam memahami daycare, terutama dalam diskusi daring yang berlangsung baru-baru ini. Penggunaan kata “penitipan” seharusnya diperuntukkan bagi barang mati, bukan kepada anak yang memiliki kebutuhan emosional dan perkembangan yang kompleks.

Pentingnya Memahami Konsep Pengasuhan Anak Secara Menyeluruh

Fitri menjelaskan bahwa konsep daycare perlu dipahami sebagai lebih dari sekadar tempat menitipkan anak saat orang tua bekerja. Sebagai lembaga pengasuhan, daycare memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung semua aspek perkembangan anak.

Pengasuhan yang berkualitas di daycare mampu memberikan stimulasi yang diperlukan untuk pertumbuhan fisik, emosional, dan sosial anak. Dengan demikian, peran daycare menjadi krusial dalam membentuk karakter dan kebiasaan positif anak sejak dini.

Dalam kegiatan sehari-harinya, lembaga ini seharusnya memiliki program yang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan anak. Program tersebut meliputi kegiatan yang menjamin keamanan, komunikasi positif, dan alternatif pembelajaran yang menarik.

Peningkatan kesadaran masyarakat tentang peran daycare juga tercermin dalam meningkatnya permintaan akan kualitas pengasuhan. Terlebih dalam situasi yang memprihatinkan, di mana beberapa kasus kekerasan terungkap di lingkungan pengasuhan anak.

Rekomendasi untuk Perbaikan Sistem Pengawasan dan Regulasinya

IDAI juga menekankan pentingnya adanya regulasi yang lebih baik bagi lembaga pengasuhan anak. Pihak IDAI mendesak agar pengawasan tidak hanya terbatas pada aspek administratif, melainkan juga mencakup kualitas layanan secara menyeluruh.

Fitri mengajukan beberapa rekomendasi, termasuk perlunya penerapan audit berkala untuk menilai kualitas daycare. Ini akan memberikan transparansi yang dibutuhkan oleh masyarakat dan parent, sehingga mereka dapat memilih lembaga yang tepat.

Selain itu, modernisasi sistem perizinan melalui digitalisasi harus diimplementasikan untuk memudahkan pengawasan. Ini akan mempercepat alur informasi dan membuat data lebih mudah diakses oleh mereka yang berkepentingan.

Pemerintah juga perlu mempertimbangkan sistem pengawasan real-time yang memungkinkan pihak berwenang untuk memonitor operasional daycare secara langsung, sehingga upaya untuk menjaga keamanan dan kualitas layanan menjadi lebih efektif.

Pentingnya Keberadaan Orang Tua dalam Proses Pengasuhan

IDAI mengingatkan bahwa orang tua tetap menjadi pilar utama dalam menjaga keamanan anak. Orang tua diharapkan lebih cermat dalam memilih daycare, tidak hanya berdasarkan harga atau iklan menarik.

Ketua IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, menekankan bahwa kasus kekerasan di lingkungan daycare harus dilihat sebagai masalah serius yang memerlukan perhatian kita semua. Kita perlu aktif terlibat untuk memastikan setiap lembaga pengasuhan diawasi dengan benar.

Lebih lanjut, orang tua disarankan untuk selalu waspada terhadap tanda-tanda kekerasan, baik yang tampak secara fisik maupun yang tidak langsung. Misalnya, perubahan perilaku yang tidak biasa pada anak seperti penolakan untuk pergi ke daycare dapat menjadi indikator adanya masalah.

Pengamatan yang baik dari orang tua bisa menjadi kunci untuk mencegah potensi kekerasan dan membantu anak beradaptasi dengan baik di lingkungan pengasuhan. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua dalam setiap aspek pengasuhan menjadi hal yang sangat penting bagi perkembangan anak.

Tags: AnakdanDaycareIDAIIstilahKurangPenitipanPenjelasantentangTepatyang
Previous Post

Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Terkait Ceramah JK

Next Post

Kantor Kompolnas Pindah dari PTIK, Kapolri Harapkan Kemandirian yang Lebih Baik

Ibnu Sutowo

Ibnu Sutowo

Related Posts

Perlengkapan Bayi Lebih Praktis dengan Rekomendasi Tas Popok Multifungsi
Asah Otak

Perlengkapan Bayi Lebih Praktis dengan Rekomendasi Tas Popok Multifungsi

by Ibnu Sutowo
October 28, 2026
Ajak Masyarakat Terapkan Hidup Sehat melalui Fun Walk 3K di Jakarta
Asah Otak

Ajak Masyarakat Terapkan Hidup Sehat melalui Fun Walk 3K di Jakarta

by Ibnu Sutowo
October 2, 2026
Jenis dan Jumlah yang Disarankan per Hari
Asah Otak

Jenis dan Jumlah yang Disarankan per Hari

by Ibnu Sutowo
August 31, 2026
Raih IOB 2026, Perkuat Komitmen Hadirkan Susu UHT Berkualitas untuk Konsumen Indonesia
Asah Otak

Raih IOB 2026, Perkuat Komitmen Hadirkan Susu UHT Berkualitas untuk Konsumen Indonesia

by Ibnu Sutowo
August 12, 2026
Pentingnya Memilih Peralatan MPASI yang Aman dan Food Grade untuk Si Kecil
Asah Otak

Pentingnya Memilih Peralatan MPASI yang Aman dan Food Grade untuk Si Kecil

by Ibnu Sutowo
July 30, 2026
Next Post
Kantor Kompolnas Pindah dari PTIK, Kapolri Harapkan Kemandirian yang Lebih Baik

Kantor Kompolnas Pindah dari PTIK, Kapolri Harapkan Kemandirian yang Lebih Baik

Premium Content

Anak di Mamuju Sulbar Diperkosa oleh 15 Orang Termasuk 2 Paman Korban

Anak di Mamuju Sulbar Diperkosa oleh 15 Orang Termasuk 2 Paman Korban

August 8, 2026
Dua Pesan Presiden untuk PSI

Dua Pesan Presiden untuk PSI

September 27, 2026
Bos Kresna Life Ditangkap, Dana Nasabah Terkendala Rp4,55 T

Bos Kresna Life Ditangkap, Dana Nasabah Terkendala Rp4,55 T

June 23, 2026

Browse by Category

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru Bupati dalam dan dari dengan Ditangkap Dua Hari IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Minta OJK oleh Pasar persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Sekolah Setelah Tahun Terkait Tersangka Tidak Triliun untuk Warga yang
IBNUSUTOWO-HOSPITAL

Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru Bupati dalam dan dari dengan Ditangkap Dua Hari IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Minta OJK oleh Pasar persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Sekolah Setelah Tahun Terkait Tersangka Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Listyo Sigit Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo Mantan Kapolri
  • Korupsi Pasar Ikan Modern Rp5 Miliar Eks Wali Kota Sibolga Ditahan
  • OJK Sebutkan Kondisi MNC Bank Setelah Rumor Kebangkrutan Muncul

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?