• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
IbnuSutowoHospital.co.id
Advertisement
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
IbnuSutowoHospital.co.id
No Result
View All Result
Home Wellness & Diet

KPK Bantah Kriminalisasi, Tegaskan Penahanan Sesuai SOP untuk Febrie Adriansyah

Ibnu Sutowo by Ibnu Sutowo
July 25, 2026
in Wellness & Diet
0
KPK Bantah Kriminalisasi, Tegaskan Penahanan Sesuai SOP untuk Febrie Adriansyah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, baru-baru ini mengungkapkan bahwa dirinya merupakan korban dari tindakan kriminalisasi setelah ditahan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencucian uang. Penahanan ini terjadi pada Jumat malam, tepatnya tanggal 24 Juli 2026, setelah menjalani pemeriksaan yang intensif di Kejaksaan Agung.

Dalam sebuah pernyataan kepada wartawan sebelum digiring ke mobil tahanan, Febrie menyampaikan rasa ketidakadilan yang dialaminya. Dia akan dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara yang dikelola oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Saya merasa memang ini kriminalisasi,” tegas Febrie dengan nada penuh penyesalan. Ia merasa proses hukum yang dijalaninya tidak mencerminkan prinsip keadilan yang sebenarnya.

Selama menjalani pemeriksaan, Febrie mengaku telah mengajukan keberatan terhadap tuduhan yang menimpanya. Dia berpendapat bahwa alat bukti yang digunakan dalam penetapan statusnya sebagai tersangka masih memerlukan pendalaman.

Febrie mengungkapkan, “Saya sudah memiliki diskusi dengan jaksa pemeriksa bahwa alat bukti yang mereka ajukan masih perlu didalami atau dikonfirmasi.” Dia menilai bukti tersebut belum cukup kuat untuk dijadikan dasar penahanan.

Selanjutnya, dia membandingkan pengalaman yang kini dialaminya dengan proses hukum yang pernah diterapkan saat ia memimpin penanganan perkara di Gedung Bundar Kejaksaan Agung. Menurutnya, prinsip keadilan harus ditegakkan dengan melakukan konfirmasi yang cermat terhadap alat bukti sebelum menetapkan seseorang sebagai tersangka.

Pentingnya Konfirmasi dalam Proses Hukum yang Adil

Febrie menegaskan kekhawatirannya tentang bagaimana proses hukum yang kini dijalaninya sangat berbeda dibandingkan saat ia masih aktif di posisi strategis. Dia merasa bahwa setiap alat bukti perlu diuji kredibilitasnya sebelum membuat keputusan yang berat seperti penangkapan.

“Di Gedung Bundar tidak pernah seperti ini,” ujar Febrie. Hal tersebut menunjukkan perubahan mendasar yang mungkin mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap institusi hukum di Indonesia.

Dia juga menjelaskan pentingnya proses peradilan yang transparan dan adil. “Semua alat bukti harus dikonfirmasi dan diperdalam dulu,” tuturnya, menekankan bahwa tindakan buru-buru dalam hukum dapat menghasilkan keputusan yang salah.

Menghadapi Proses Hukum dengan Sikap Terbuka

Meski tidak setuju dengan keputusan penyidik, Febrie menunjukkan sikap yang patut dicontoh dalam menghadapi situasi sulit ini. Dia menyatakan bahwa meskipun merasa dirugikan, dia tetap akan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Tetapi ini sudah menjadi keputusan pimpinan,” ucapnya tegas. Sikap kooperatif ini memperlihatkan karakter seorang profesional yang berkomitmen pada aturan meski dalam keadaan tertekan.

Pernyataan ini tidak hanya menunjukkan integritas pribadinya, tetapi juga sebagai pesan bagi seluruh pelaku hukum untuk menjaga etika dan prinsip keadilan. Febrie ingin membuktikan bahwa, meskipun dalam situasi yang sulit, dia akan tetap berpegang pada nilai-nilai yang diyakininya.

Relevansi Kasus Ini dalam Konteks Hukum di Indonesia

Kasus yang melibatkan Febrie ini mencuat ke permukaan dalam konteks yang lebih luas mengenai integritas dan keadilan dalam penegakan hukum di Indonesia. Terlepas dari kepentingan institusional, penting bagi semua pihak untuk menjaga citra hukum yang fair dan unbiased.

Beberapa pihak menilai bahwa peristiwa ini dapat dijadikan pelajaran bagi lembaga-lembaga hukum lainnya untuk lebih berhati-hati dalam pengambilan keputusan. “Jika hal seperti ini sering terjadi, maka publik akan kehilangan kepercayaan terhadap institusi hukum,” jelas seorang pengamat hukum.

Di sisi lain, Febrie berharap agar semua proses hukum dapat dilakukan dengan prinsip keadilan yang sebenarnya, tanpa tekanan dari pihak mana pun. “Saya percaya bahwa semua ini akan terungkap seiring berjalannya waktu,” ungkapnya optimis.

Tags: AdriansyahBantahFebrieKPKKriminalisasiPenahananSesuaiSOPTegaskanuntuk
Previous Post

Satpam dan Sopir Mobil Terlibat Cekcok di Bundaran HI Sepakat Damai

Next Post

Kredit Rp 103 Triliun Disalurkan, OJK Mendorong Kehati-hatian dalam Sektor Keuangan

Ibnu Sutowo

Ibnu Sutowo

Related Posts

KPAI Minta Pemerintah Pastikan Hak Pendidikan bagi Anak Penderita HIV AIDS
Wellness & Diet

KPAI Minta Pemerintah Pastikan Hak Pendidikan bagi Anak Penderita HIV AIDS

by Ibnu Sutowo
July 25, 2026
KPK Menerima Permintaan Supervisi Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Wellness & Diet

KPK Menerima Permintaan Supervisi Kasus TPPU Febrie Adriansyah

by Ibnu Sutowo
July 24, 2026
PKB Akan Selalu Mendukung Pak Prabowo
Wellness & Diet

PKB Akan Selalu Mendukung Pak Prabowo

by Ibnu Sutowo
July 24, 2026
Korlantas Jelaskan Denda Rp 250 Ribu bagi Pemotor dengan Ban Gundul
Wellness & Diet

Korlantas Jelaskan Denda Rp 250 Ribu bagi Pemotor dengan Ban Gundul

by Ibnu Sutowo
July 23, 2026
Kepala BGN Jelaskan Alasan Melibatkan TNI-Polri dalam Program MBG
Wellness & Diet

Kepala BGN Jelaskan Alasan Melibatkan TNI-Polri dalam Program MBG

by Ibnu Sutowo
July 23, 2026
Next Post
Kredit Rp 103 Triliun Disalurkan, OJK Mendorong Kehati-hatian dalam Sektor Keuangan

Kredit Rp 103 Triliun Disalurkan, OJK Mendorong Kehati-hatian dalam Sektor Keuangan

Premium Content

Tim Pemburu Begal Siaga 24 Jam Dibentuk Polda Metro

Tim Pemburu Begal Siaga 24 Jam Dibentuk Polda Metro

May 16, 2026
Kebakaran di Manado, Satu Karyawan Tewas Terjebak di Lantai 6

Kebakaran di Manado, Satu Karyawan Tewas Terjebak di Lantai 6

May 17, 2026
Saat Presiden RI dan Seluruh Dunia Tertipu oleh Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Seluruh Dunia Tertipu oleh Gunung Emas

May 2, 2026

Browse by Category

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru Bupati dalam dan Dapat dari dengan Ditangkap Dokter Dua Hari IHSG Indonesia Ini Jakarta Juta Kasus Kembali Korban KPK Menjadi Menurut Minta Mobil OJK oleh Perlu persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Sekolah Setelah Tahun Tidak Triliun untuk Warga yang
IBNUSUTOWO-HOSPITAL

Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru Bupati dalam dan Dapat dari dengan Ditangkap Dokter Dua Hari IHSG Indonesia Ini Jakarta Juta Kasus Kembali Korban KPK Menjadi Menurut Minta Mobil OJK oleh Perlu persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Sekolah Setelah Tahun Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • KPAI Minta Pemerintah Pastikan Hak Pendidikan bagi Anak Penderita HIV AIDS
  • Tambah CCTV dan Pengeras Suara di Pelican Crossing oleh Dishub DKI
  • Kredit Rp 103 Triliun Disalurkan, OJK Mendorong Kehati-hatian dalam Sektor Keuangan

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?