• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
IbnuSutowoHospital.co.id
Advertisement
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
IbnuSutowoHospital.co.id
No Result
View All Result
Home Asah Otak

Tips Psikolog untuk Mendorong Anak Bercerita tentang Aktivitas di Daycare

Ibnu Sutowo by Ibnu Sutowo
May 2, 2026
in Asah Otak
0
Tips Psikolog untuk Mendorong Anak Bercerita tentang Aktivitas di Daycare
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Orangtua sering kali merasa khawatir akan bagaimana aktivitas anak mereka selama berada di daycare. Kekhawatiran ini semakin meningkat ketika mendengar berita tentang dugaan kekerasan dan penelantaran anak di beberapa tempat, yang membuat orangtua ingin lebih mengetahui kehidupan sehari-hari anak mereka.

Ketika ditanya mengenai aktivitas di daycare, anak-anak sering kali menjawab dengan singkat atau bahkan memilih untuk tidak menjawab sama sekali. Hal ini menimbulkan pertanyaan, bagaimana cara agar anak lebih mau berbagi cerita tentang apa yang mereka lakukan di sana?

Psikolog klinis, Jovita Maria Ferliana, menjelaskan bahwa anak cenderung akan lebih terbuka kepada orangtua jika mereka merasa berada dalam lingkungan yang aman. Tanya jawab yang terkesan seperti interogasi justru akan membuat anak merasa tertekan dan enggan untuk berbagi.

Penting bagi orangtua untuk menciptakan suasana yang nyaman dan hangat. Sebagai langkah awal, orangtua disarankan untuk menggunakan pertanyaan terbuka yang mendorong anak untuk lebih bercerita. Misalnya, alih-alih bertanya “Hari ini baik-baik saja kan?”, yang hanya memerlukan jawaban ya atau tidak, lebih baik bertanya “Kamu main sama siapa hari ini?” atau “Apa yang paling kamu suka lakukan di daycare tadi?”

Selain berbicara, media bermain juga dapat menjadi cara yang efektif untuk membangun komunikasi. Aktivitas seperti menggambar, bermain boneka, atau melakukan roleplay dapat membantu anak menuangkan pengalaman dan perasaan mereka dengan lebih bebas dan nyaman.

Jovita menambahkan bahwa respons orangtua terhadap cerita anak juga memegang peranan yang sangat penting. Sebisa mungkin, orangtua harus menghindari sikap menghakimi atau panik saat anak menceritakan pengalaman mereka.

“Validasi perasaan anak terlebih dahulu. Misalnya, jika anak bercerita tentang mainannya yang dipinjam tanpa izin, katakan ‘Oh, kamu sedih ya karena mainan kamu dipinjam tanpa izin?'” ujar Jovita.

Cara Membuat Anak Lebih Terbuka Saat Bercerita

Menciptakan suasana yang nyaman di rumah adalah langkah pertama agar anak lebih mau bercerita. Suasana yang hangat dan bebas dari tekanan akan membuat anak merasa lebih relaks dan bersedia untuk berbagi.

Pertanyaan terbuka adalah kunci untuk mendorong anak bercerita. Dengan cara ini, anak akan merasa lebih自在 untuk mengungkapkan pikiran dan pengalaman mereka. Misalnya, bertanya “Apa yang kamu lakukan saat bermain di luar?” bisa menjadi pembuka yang bagus.

Selain itu, gunakan momen sehari-hari untuk berbagi pengalaman. Saat makan bersama atau bermain, ajak anak berbicara tentang apa yang mereka lakukan di daycare. Ini bisa menjadi kesempatan untuk mendiskusikan pengalaman mereka secara santai.

Interaksi dengan anak juga bisa dilakukan melalui kegiatan bersama. Menghabiskan waktu dengan bermain atau melakukan aktivitas lain dapat memperkuat hubungan dan membuat anak lebih terbuka.

Tangkap juga momen ketika anak menunjukkan minat terhadap sesuatu, lalu ajaklah mereka untuk berbicara lebih banyak tentang hal itu. Ini adalah cara yang bagus untuk meluangkan waktu sekaligus mendengarkan cerita mereka.

Pentingnya Mendengarkan dengan Empati

Dalam berkomunikasi dengan anak, penting bagi orangtua untuk mendengarkan dengan empati. Ketika anak berbagi cerita, berikan perhatian penuh dan buat mereka merasa didengar.

Jovita menyarankan orangtua untuk tidak buru-buru memberikan pendapat atau solusi. Terkadang, yang anak butuhkan adalah seseorang yang mau mendengarkan dan memahami perasaan mereka.

Sering kali, anak-anak ingin tahu bahwa perasaan mereka valid. Dengan mengonfirmasi perasaan tersebut, anak akan merasa lebih dihargai dan cenderung lebih terbuka di kemudian hari.

Jika anak menceritakan pengalaman yang kurang menyenangkan, penting untuk berani bertanya lebih lanjut. Misalnya, tanyakan, “Apa yang membuatmu merasa tidak nyaman?” untuk memberikan ruang bagi mereka untuk menjelaskan lebih lanjut.

Jangan lupa untuk selalu memberikan pujian saat anak berbagi cerita. Apresiasi ini akan mendorong mereka untuk lebih banyak bercerita di masa depan.

Membangun Kepercayaan Anak terhadap Orangtua

Membangun kepercayaan antara anak dan orangtua adalah aspek yang sangat penting. Dalam hubungan yang sehat, anak akan merasa aman untuk berbagi berbagai pengalaman tanpa rasa takut dihakimi.

Kepercayaan ini bisa dibangun melalui konsistensi dalam mendengarkan dan memberikan respons yang positif. Saat anak merasa bahwa orangtua selalu ada untuk mendengarkan, mereka akan lebih terangsang untuk berbagi cerita.

Orangtua juga perlu bersabar dalam proses ini. Terkadang, anak membutuhkan waktu untuk merasa nyaman sebelum menceritakan semua yang mereka alami di luar rumah.

Menjawab dengan tenang saat anak bercerita tentang hal-hal yang mengganggu juga akan membantu anak merasa aman. Ini semua akan membangun rasa percaya yang kuat antara orangtua dan anak.

Dengan cara ini, anak akan merasa bahwa mereka memiliki dukungan penuh dari orangtua, sehingga komunikasi dapat lebih terjalin dengan baik.

Tags: AktivitasAnakBerceritaDaycareMendorongPsikologtentangTipsuntuk
Previous Post

Ngos-ngosan Dapat Rp150 Ribu, Driver Ojol Tunggu Janji Potongan 8 Persen

Next Post

Moge Tabrak Anak 10 Tahun Hingga Tewas di Toraja Utara

Ibnu Sutowo

Ibnu Sutowo

Related Posts

Penyebab Anak Mengalami ADHD Selain Penggunaan Gawai
Asah Otak

Penyebab Anak Mengalami ADHD Selain Penggunaan Gawai

by Ibnu Sutowo
May 2, 2026
5 Prinsip Utama Gentle Parenting untuk Membantu Anak Mandiri dan Percaya Diri
Asah Otak

5 Prinsip Utama Gentle Parenting untuk Membantu Anak Mandiri dan Percaya Diri

by Ibnu Sutowo
May 1, 2026
Anak Makan Sambil Nonton, Dokter Jelaskan Dampaknya bagi Tumbuh Kembang Anak
Asah Otak

Anak Makan Sambil Nonton, Dokter Jelaskan Dampaknya bagi Tumbuh Kembang Anak

by Ibnu Sutowo
May 1, 2026
Cara Cegah Campak pada Bayi Sebelum Vaksin Usia 9 Bulan Menurut Dokter Anak
Asah Otak

Cara Cegah Campak pada Bayi Sebelum Vaksin Usia 9 Bulan Menurut Dokter Anak

by Ibnu Sutowo
April 30, 2026
Daycare Viral Little Aresha, Ketua IDAI Paparkan Trauma Mendalam yang Dialami Anak
Asah Otak

Daycare Viral Little Aresha, Ketua IDAI Paparkan Trauma Mendalam yang Dialami Anak

by Ibnu Sutowo
April 30, 2026
Next Post
Moge Tabrak Anak 10 Tahun Hingga Tewas di Toraja Utara

Moge Tabrak Anak 10 Tahun Hingga Tewas di Toraja Utara

Premium Content

6 Penyebab Sperma Tidak Normal Termasuk Penggunaan Celana Ketat

6 Penyebab Sperma Tidak Normal Termasuk Penggunaan Celana Ketat

April 30, 2026
Pemulihan Jalur KRL Bekasi Dikebut, Diperkirakan Normal Kembali Malam Ini

Pemulihan Jalur KRL Bekasi Dikebut, Diperkirakan Normal Kembali Malam Ini

April 28, 2026
Rupiah Menutup Hari di Level Terendah Sejarah Rp17.305 per Dolar AS

Rupiah Menutup Hari di Level Terendah Sejarah Rp17.305 per Dolar AS

April 30, 2026

Browse by Category

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tags

Anak Aresha Bekasi Berhubungan Buku Buruh Child dan Dapat dari Daycare dengan Dolar DPR Dugaan Green Grooming Hari Indonesia Ini Intim Juta Kembali Kereta Ketua Laba Monas Normal oleh Penggunaan Penyebab Perlu persen Pria Rupiah Saat Setelah Sosok Tabrak Tahun Taksi Tewas Tips untuk yang
IBNUSUTOWO-HOSPITAL

Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tag

Anak Aresha Bekasi Berhubungan Buku Buruh Child dan Dapat dari Daycare dengan Dolar DPR Dugaan Green Grooming Hari Indonesia Ini Intim Juta Kembali Kereta Ketua Laba Monas Normal oleh Penggunaan Penyebab Perlu persen Pria Rupiah Saat Setelah Sosok Tabrak Tahun Taksi Tewas Tips untuk yang

Recent Posts

  • Pria di Karawang Meninggal di Atas Motor Diduga Terjerat Benang Layangan
  • Buku Dinilai Sebar Edukasi Child Grooming, KPAI Berterima Kasih
  • Saat Presiden RI dan Seluruh Dunia Tertipu oleh Gunung Emas

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?