• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
IbnuSutowoHospital.co.id
Advertisement
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
IbnuSutowoHospital.co.id
No Result
View All Result
Home True Story

PHK Massal di Bank Besar, Ini Penyebab Utamanya

Ibnu Sutowo by Ibnu Sutowo
August 9, 2026
in True Story
0
PHK Massal di Bank Besar, Ini Penyebab Utamanya
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Industri perbankan global kini sedang mengalami perubahan signifikan yang ditandai oleh pemutusan hubungan kerja yang meluas. Gelombang PHK ini diakibatkan oleh investasi yang semakin besar dalam teknologi kecerdasan buatan, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas di tengah persaingan yang ketat.

Standard Chartered, salah satu bank besar dunia, mengumumkan rencana untuk memangkas lebih dari 7.000 karyawan dalam periode empat tahun ke depan. Langkah ini dipicu oleh penggunaan teknologi AI yang semakin masif dan diharapkan dapat mengubah cara operasi bank tradisional menjadi lebih efisien.

Dalam pernyataannya, Standard Chartered menekankan bahwa teknologi AI akan menjadi pendorong utama untuk mencapai efisiensi yang lebih baik. Dengan adanya ini, perusahaan berusaha untuk tetap kompetitif dalam industri keuangan yang terus berubah.

Pemangkasan Tenaga Kerja untuk Efisiensi yang Lebih Baik

Standard Chartered telah mengumumkan bahwa mereka akan memangkas sekitar 15% posisi di unit korporasi hingga tahun 2030. Dengan lebih dari 52.000 pegawai di divisi ini, pemangkasan tersebut setara dengan lebih dari 7.000 karyawan yang terdampak, menciptakan gelombang PHK yang cukup signifikan.

CEO Standard Chartered, Bill Winters, menjelaskan bahwa pengurangan ini bukan hanya sekedar penghematan biaya. Melainkan juga mengindikasikan pergeseran dari penggunaan sumber daya manusia dengan nilai rendah menuju investasi dalam teknologi dan modal finansial yang lebih efisien.

“Investasi dalam AI dan otomatisasi merupakan prioritas kami, karena ini akan memungkinkan kami untuk melayani pelanggan dengan cara yang lebih baik dan lebih efisien,” ungkap Winters. Meskipun demikian, beberapa pegawai yang terkena dampak tetap akan diberikan kesempatan untuk pelatihan ulang agar dapat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

Transformasi Melalui Kecerdasan Buatan dan Otomatisasi

AI akan berperan besar dalam membantu Standard Chartered melakukan transformasi penting di dalam sistem perbankan. Posisi yang paling terpengaruh oleh perubahan ini berada di fungsi back-office, termasuk lokasi seperti Chennai, Bengaluru, Kuala Lumpur, dan Warsawa.

Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih berfokus pada teknologi, Standard Chartered juga berkomitmen untuk mendukung pegawai dalam perjalanan karir mereka. Mereka berencana untuk memberikan opsi reposisi bagi orang-orang yang tertarik untuk meningkatkan keterampilan mereka.

Seiring dengan tren global yang menunjukkan bahwa banyak bank dan perusahaan lain sedang berupaya untuk meningkatkan efisiensi melalui penggunaan AI, langkah ini bukanlah hal yang terisolasi. Namun, penerapan teknologi baru seringkali diiringi dengan tantangan, termasuk resistensi dari karyawan yang merasa terancam oleh otomasi.

Perkembangan Target Pertumbuhan yang Ambisius

Meski menghadapi tantangan terkait PHK, Standard Chartered tetap optimis dengan menetapkan target pertumbuhan yang ambisius. Mereka menargetkan return on tangible equity (ROTE) di atas 15% pada tahun 2028, dengan harapan dapat meningkat menjadi sekitar 18% pada tahun 2030.

Perusahaan juga mempercepat target pengumpulan dana baru yang signifikan, menargetkan US$200 miliar lebih cepat dari yang diprediksi sebelumnya. Fokus mereka kini beralih kepada segmen yang menawarkan margin lebih tinggi, seperti nasabah ritel kaya dan institusi keuangan.

Dalam mengejar ambisi tersebut, Standard Chartered menyadari bahwa tantangan geopolitik dapat memengaruhi prospek pertumbuhan mereka. Meskipun demikian, mereka tetap berkeyakinan untuk menavigasi risiko yang ada di pasar dengan baik.

Menghadapi Ancaman Geopolitik dan Tantangan Pasar

Risiko geopolitik, terutama yang terjadi di Timur Tengah, telah menjadi perhatian utama bagi bank ini. Standard Chartered mencadangkan provisi kehati-hatian sebesar US$190 juta pada kuartal pertama tahun ini untuk menanggapi ketidakpastian yang terkait dengan konflik di kawasan tersebut.

Winters menyatakan, “Kami sangat tangguh,” menjelaskan bahwa meskipun ada ketidakpastian ini, mereka yakin dalam kemampuan bank untuk mencapai target bisnis. Komitmen untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan efisiensi operasional menjadi prioritas mereka.

Pendekatan yang diambil oleh Standard Chartered ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri perbankan global. Banyak perusahaan sedang beradaptasi dengan perubahan dramatis dalam lanskap keuangan, tak hanya untuk bertahan tetapi juga untuk berkembang di era digital ini.

Tags: BankBesarIniMassalPenyebabPHKUtamanya
Previous Post

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Next Post

Menteri PPPA Menyikapi Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan

Ibnu Sutowo

Ibnu Sutowo

Related Posts

Strategi Bank Jatim untuk Sinergi KUB yang Menguntungkan BPD
True Story

Strategi Bank Jatim untuk Sinergi KUB yang Menguntungkan BPD

by Ibnu Sutowo
August 8, 2026
Prabowo Ingin Perbaiki Buku SD dan SMA dengan Malaysia serta Kamboja Sebagai Pembanding
True Story

Prabowo Ingin Perbaiki Buku SD dan SMA dengan Malaysia serta Kamboja Sebagai Pembanding

by Ibnu Sutowo
August 8, 2026
Unilever Raih Penghargaan ESG 2026 dari Yayasan KEHATI
True Story

Unilever Raih Penghargaan ESG 2026 dari Yayasan KEHATI

by Ibnu Sutowo
August 7, 2026
Putin Legalkan Kripto di Rusia Termasuk Bitcoin dan USDT
True Story

Putin Legalkan Kripto di Rusia Termasuk Bitcoin dan USDT

by Ibnu Sutowo
August 7, 2026
BUMN dan Danantara Rancang Strategi Jangka Panjang untuk Lima Tahun Mendatang
True Story

BUMN dan Danantara Rancang Strategi Jangka Panjang untuk Lima Tahun Mendatang

by Ibnu Sutowo
August 6, 2026
Next Post
Menteri PPPA Menyikapi Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan

Menteri PPPA Menyikapi Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan

Premium Content

Anggota DPR Sebut Korban Daycare Yogyakarta Berhak Dapat Restitusi

Anggota DPR Sebut Korban Daycare Yogyakarta Berhak Dapat Restitusi

April 29, 2026
Mood Swing dan Loyo, Pria 60 Tahun Tahu Punya Hormon ASI Berlebih

Mood Swing dan Loyo, Pria 60 Tahun Tahu Punya Hormon ASI Berlebih

May 3, 2026
Percepatan Realisasi ABT 2026 oleh Satgas PRR untuk Pemulihan Sumatra

Percepatan Realisasi ABT 2026 oleh Satgas PRR untuk Pemulihan Sumatra

July 4, 2026

Browse by Category

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru Bupati dalam dan dari dengan Ditangkap Dokter Dolar Hari IHSG Indonesia Ini Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kembali Korban KPK Menjadi Menurut Minta Mobil OJK oleh persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Sekolah Setelah Tahun Tersangka Tidak Triliun untuk Warga yang
IBNUSUTOWO-HOSPITAL

Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru Bupati dalam dan dari dengan Ditangkap Dokter Dolar Hari IHSG Indonesia Ini Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kembali Korban KPK Menjadi Menurut Minta Mobil OJK oleh persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Sekolah Setelah Tahun Tersangka Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Pelaku Penembakan di Festival Lembah Baliem Terungkap
  • Menteri PPPA Menyikapi Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan
  • PHK Massal di Bank Besar, Ini Penyebab Utamanya

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?