Kebakaran hebat melanda sebuah pusat perbelanjaan terbesar di Manado, Sulawesi Utara, pada cuaca yang tidak mendukung. Insiden tragis ini mengakibatkan satu korban jiwa, yaitu seorang karyawan berinisial P (34), yang ditemukan tidak bernyawa setelah terjebak di lantai enam gedung.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai pihak berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Peristiwa kebakaran ini terjadi pada sore hari, tepatnya pada pukul 20.45 WITA, dan langsung memicu kepanikan di kalangan pengunjung serta karyawan pusat perbelanjaan itu.
Kobaran api yang berkobar pertama kali terdeteksi di lantai tiga. Begitu api menyebar, berbagai upaya dilakukan untuk menyelamatkan orang-orang yang berada di dalam gedung, namun beberapa di antaranya mengalami kesulitan selama proses evakuasi.
Kronologi Peristiwa Kebakaran di Pusat Perbelanjaan
Menurut laporan yang ada, kebakaran dimulai pada Sabtu malam. Kejadian ini menarik perhatian banyak orang di sekitar yang segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak berwenang.
Api dengan cepat berkembang, dan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan situasi. Sebanyak 11 armada dari Dinas Pemadam Kebakaran setempat serta alat pemadam dari pihak kepolisian dikerahkan untuk memadamkan api yang berkobar.
Setelah upaya pemadaman yang intensif, api baru bisa dipadamkan beberapa jam kemudian. Meskipun demikian, kerusakan yang ditimbulkan sangat signifikan dan menimbulkan dampak besar bagi operasional pusat perbelanjaan tersebut.
Proses Evakuasi Korban dan Penanganan Pascakebakaran
Setelah api dipadamkan, proses pencarian korban pun dilanjutkan. Tim SAR menemukan tubuh korban di ruang 2 lantai enam, dalam keadaan tidak bernyawa, yang menambah keprihatinan akan keselamatan di pusat perbelanjaan ini.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Proses identifikasi berjalan profesional, meski membawa kesedihan bagi keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.
Jumlah total korban yang terlibat dalam insiden ini terdiri dari lima orang, di mana empat di antaranya berhasil selamat. Meskipun mengalami trauma, mereka dilaporkan dalam kondisi yang lebih baik setelah mendapatkan perawatan medis.
Penyelidikan dan Tindakan Keamanan Selanjutnya
Pihak kepolisian setempat segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran. Kapolresta setempat menyatakan bahwa pihaknya akan menelusuri setiap aspek kejadian untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.
Investigasi akan mencakup peninjauan terhadap sistem keamanan dan keselamatan yang ada di pusat perbelanjaan. Hal ini penting untuk memastikan semua standar keselamatan dipatuhi, serta mencegah risiko kebakaran di masa depan.
Selain itu, pihak manajemen pusat perbelanjaan diharapkan dapat melakukan perbaikan dan peningkatan pada infrastruktur, sehingga lebih siap menghadapi situasi darurat. Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pengelola pusat perbelanjaan lainnya untuk lebih memperhatikan aspek keamanan.









