• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
IbnuSutowoHospital.co.id
Advertisement
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
IbnuSutowoHospital.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Bupati Lombok Barat Diduga Menerima Uang Miliaran dan Tas Mahal

Ibnu Sutowo by Ibnu Sutowo
July 21, 2026
in Berita Sehat
0
Bupati Lombok Barat Diduga Menerima Uang Miliaran dan Tas Mahal
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini merilis informasi mengenai penangkapan yang dilakukan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Operasi ini berhasil menangkap 20 orang, dengan tiga di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi yang melibatkan pengadaan barang dan jasa serta suap di Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Tiga tersangka tersebut adalah Bupati Lombok Barat periode 2025-2030, Lalu Ahmad Zaini; Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang, Sudirman; dan Direktur Utama PT Meconel Sistim Instrument (MSI), Alvonsus Gani. Kasus ini menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap praktik korupsi yang telah mengakar dalam berbagai lapisan pemerintahan.

KPK mengungkapkan bahwa penetapan tersangka ini dilakukan berdasarkan bukti awal yang cukup kuat. Ini menjadi perhatian publik karena mengindikasikan adanya praktik korupsi yang melintang di markas pemerintahan lokal dengan potensi kerugian negara yang signifikan.

Skema Korupsi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat

Perkara ini berawal dari laporan masyarakat tentang dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa. KPK pun melanjutkan laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan yang mendalam. Dalam hal ini, Lalu Ahmad diduga mengarahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk memfasilitasi proyek tertentu, yang secara langsung menguntungkan Sudirman sebagai Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang.

Melalui perannya, Sudirman allegedly memanfaatkan CV Dyas Karya Konstruksi untuk mengamankan proyek-proyek besar di Dinas PUPRPKP Lombok Barat. Dalam praktik ini, terdapat dugaan bahwa Sudirman ‘meminjam’ nama sejumlah perusahaan untuk menutupi keterlibatannya dan menghindari sorotan publik.

Penggunaan surat dukungan juga diduga menjadi instrumen untuk mempersulit vendor lain yang berkompetisi dalam proyek tersebut. Akibatnya, delapan paket pekerjaan senilai total Rp17,9 miliar dimenangkan oleh penyedia yang terlibat dalam skema ini, baik lewat tender maupun penunjukan langsung.

Suap dan Imbalan terhadap Pejabat

Selain dugaan konflik kepentingan, ada indikasi bahwa Lalu Ahmad juga menerima suap berupa uang, barang, serta fasilitas dari Alvonsus Gani, yang merupakan rekan bisnis dari Sudirman. Proyek yang dikerjakan oleh PT MSI juga diduga menghasilkan aliran uang yang tidak sah tersebut.

Sejak tahun 2024 hingga 2026, PT MSI mendapat proyek besar yang berkaitan dengan tata kelola air bersih senilai Rp27,1 miliar. Selama periode tersebut, dikabarkan bahwa PT MSI sering memberikan barang dan uang tunai kepada Lalu Ahmad, mencapai total lebih dari Rp1,6 miliar.

Fasilitas yang diberikan meliputi kendaraan, perjalanan, serta barang-barang mewah yang menunjukkan sifat gratifikasi. Semua ini menjadi perhatian khusus bagi penyidik KPK yang kini sedang melacak lebih lanjut aliran uang ini.

Gratifikasi sebagai Bagian dari Praktik Korupsi

KPK menemukan bahwa terdapat dugaan penerimaan lain yang disebut gratifikasi, di mana Lalu Ahmad meminta sumbangan uang menjelang momen tertentu, seperti Lebaran. Permintaan ini diperkirakan mencapai antara Rp500 juta hingga Rp750 juta, yang kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi pejabat tersebut.

Selama setahun yang sama, Sudirman juga diyakini mengumpulkan dana dari proyek yang sedang berlangsung dengan tujuan yang sama. Dugaan penyimpangan ini menambah panjang daftar praktik korupsi yang merugikan anggaran daerah.

Pada Maret 2026, Sudirman dilaporkan menerima sejumlah uang tunai yang cukup signifikan. Tidak hanya itu, bahkan salah satu staf dinas pun terlibat dan mengantarkan uang kepada Sudirman, menunjukkan bahwa praktik ini melibatkan banyak pihak dalam lingkaran kekuasaan.

Sejumlah kepentingan politik dan ekonomi meramalkan bahwa keterlibatan pihak lain dalam dugaan tindak pidana korupsi ini dapat berlanjut ke investigasi lebih dalam. Penyidik masih terus melacak sumber dana dan bagaimana dana tersebut dipergunakan oleh para tersangka.

Tags: BaratBupatidanDidugaLombokMahalMenerimaMiliaranTasUang
Previous Post

Transaksi Dolar di PFII Purbaya Jelaskan Nasib Rupiah

Next Post

KPK Ungkap Ironi Tersembunyi di Balik Kasus Korupsi Bupati Lombok Barat

Ibnu Sutowo

Ibnu Sutowo

Related Posts

Forum Pemred Kecam Tindakan Hotman Terhadap Wartawan: Sangat Tidak Profesional
Berita Sehat

Forum Pemred Kecam Tindakan Hotman Terhadap Wartawan: Sangat Tidak Profesional

by Ibnu Sutowo
July 20, 2026
Penembakan di Bar Canggu Bali, Pelaku Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
Berita Sehat

Penembakan di Bar Canggu Bali, Pelaku Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

by Ibnu Sutowo
July 19, 2026
KPK Akan Hadapi Praperadilan Kedua Tersangka Kuota Haji Ketum Kesthuri
Berita Sehat

KPK Akan Hadapi Praperadilan Kedua Tersangka Kuota Haji Ketum Kesthuri

by Ibnu Sutowo
July 19, 2026
Kerentanan Keamanan NASA Ditemukan Oleh Anak Boyolali
Berita Sehat

Kerentanan Keamanan NASA Ditemukan Oleh Anak Boyolali

by Ibnu Sutowo
July 18, 2026
Ketua Komisi V DPRD Jabar Tegaskan Pembahasan SPP Sekolah Berlanjut
Berita Sehat

Ketua Komisi V DPRD Jabar Tegaskan Pembahasan SPP Sekolah Berlanjut

by Ibnu Sutowo
July 18, 2026
Next Post
KPK Ungkap Ironi Tersembunyi di Balik Kasus Korupsi Bupati Lombok Barat

KPK Ungkap Ironi Tersembunyi di Balik Kasus Korupsi Bupati Lombok Barat

Premium Content

Saat Presiden RI dan Seluruh Dunia Tertipu oleh Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Seluruh Dunia Tertipu oleh Gunung Emas

May 2, 2026
Tangkap Tangan di Sumut, Bupati Langkat Terjerat Kasus KPK

Tangkap Tangan di Sumut, Bupati Langkat Terjerat Kasus KPK

July 3, 2026
Bupati Lombok Barat Diduga Menerima Uang Miliaran dan Tas Mahal

Bupati Lombok Barat Diduga Menerima Uang Miliaran dan Tas Mahal

July 21, 2026

Browse by Category

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tags

Anak Bank Baru Bupati dalam dan Dapat dari dengan Ditangkap Dokter Dua Hari IHSG Indonesia Ini Jakarta Juta Kasus Kembali KPK Menjadi Menurut Minta Mobil OJK oleh Pasar Perlu persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Sekolah Setelah Tahun Tidak TNI Triliun untuk Warga yang
IBNUSUTOWO-HOSPITAL

Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tag

Anak Bank Baru Bupati dalam dan Dapat dari dengan Ditangkap Dokter Dua Hari IHSG Indonesia Ini Jakarta Juta Kasus Kembali KPK Menjadi Menurut Minta Mobil OJK oleh Pasar Perlu persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Sekolah Setelah Tahun Tidak TNI Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • KPK Ungkap Ironi Tersembunyi di Balik Kasus Korupsi Bupati Lombok Barat
  • Bupati Lombok Barat Diduga Menerima Uang Miliaran dan Tas Mahal
  • Transaksi Dolar di PFII Purbaya Jelaskan Nasib Rupiah

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?