Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memberikan pernyataan penting kepada masyarakat setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang melanda Kabupaten Parigi Moutong pada hari Selasa. Ia meminta agar semua orang tetap tenang dan tidak panik, meskipun ada gempa susulan yang terjadi setelahnya.
Imbauan tersebut disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Anwar menyampaikan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi situasi ini sambil menghindari rasa takut yang berlebihan.
“Saya menghimbau seluruh warga Sulawesi Tengah untuk tetap tenang dan tidak panik,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa meskipun situasi saat ini cukup serius, panik tidak akan membantu memperbaiki keadaan.
Laporan dan Tindakan Gubernur Setelah Gempa Bumi
Anwar mengungkapkan bahwa saat ini dirinya berada di Jakarta untuk menjalankan tugas pemerintahan. Meskipun begitu, ia tetap berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan tim tanggap darurat di daerah serta kepala daerah di wilayah terdampak.
“Saya terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan jajaran tim tanggap darurat,” ucapnya. Komunikasi yang intensif sangat penting untuk memastikan bahwa semua tindakan yang diperlukan dapat dilakukan secepatnya.
Dia menegaskan bahwa ia berencana untuk segera kembali ke Sulawesi Tengah guna meninjau lokasi-lokasi yang terpengaruh oleh gempa. “Insya Allah saya akan segera kembali dan meninjau kondisi di lapangan,” tambahnya.
Pentingnya Kesiapsiagaan Publik dalam Menghadapi Bencana
Anwar juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah. Menurutnya, penting untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak terverifikasi yang bisa menambah kepanikan masyarakat.
“Saya meminta masyarakat untuk tetap fokus pada informasi resmi yang diberikan oleh pemerintah,” jelasnya. Hal ini untuk memastikan bahwa semua orang mendapatkan informasi yang akurat dan tepat waktu.
Dia juga menginstruksikan beberapa kepala daerah, terutama Wali Kota Palu dan Bupati di daerah lain, untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan darurat bagi warga yang terdampak. “Segera buat langkah-langkah penanganan yang efektif,” tegasnya.
Prioritas dalam Penanganan Korban dan Pengungsian
Anwar menyampaikan bahwa prioritas utama saat ini adalah penanganan korban, penyediaan tempat pengungsian sementara, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. “Korban luka-luka harus segera mendapatkan perawatan,” ungkapnya.
Ia juga mengarahkan untuk segera mendirikan posko penampungan sementara dan dapur umum agar masyarakat yang terdampak dapat merasa lebih tenang. “Dapur umum harus segera didirikan untuk memenuhi kebutuhan pangan,” tambahnya.
Melalui langkah-langkah tersebut, Anwar berharap semua orang yang terdampak dapat mendapatkan bantuan yang diperlukan secepat mungkin. Komitmen terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat adalah hal yang utama.








