• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
IbnuSutowoHospital.co.id
Advertisement
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
IbnuSutowoHospital.co.id
No Result
View All Result
Home Wellness & Diet

Bos Summarecon Bicara tentang Penyitaan Rp 106,3 Miliar oleh KPK

Ibnu Sutowo by Ibnu Sutowo
November 3, 2026
in Wellness & Diet
0
Bos Summarecon Bicara tentang Penyitaan Rp 106,3 Miliar oleh KPK
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejak ditemukannya sejumlah uang dalam operasi tangkap tangan di Kementerian ATR/BPN, isu dugaan korupsi semakin memanas. Kuasa hukum Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi, menegaskan bahwa uang yang disita tidak ada hubungannya dengan perusahaan tersebut.

Sehat Damanik, kuasa hukum Adrianto, menyatakan bahwa uang tersebut merupakan barang bukti yang terhubung dengan Staf Ahli Menteri ATR/BPN, Arif Sugiyanto. Staf tersebut kini menjadi tersangka dalam dugaan suap terkait pengurusan sertifikat.

Sehat menekankan, “Uang Rp 106,3 miliar yang disita sama sekali bukan dari Summarecon.” Penjelasan ini mendapatkan perhatian publik, mengingat potensi dampak dari penyimpangan administratif dalam pengurusan sertifikat tanah.

Ia juga menegaskan bahwa Spesifikasi dan asal usul uang tersebut harus diperjelas, terutama mengenai hubungannya dengan Arif Sugiyanto. Dalam keterangannya, Sehat menjelaskan bahwa barang bukti itu berasal dari pihak yang seharusnya dipertanggungjawabkan.

Summarecon berusaha mengembalikan reputasinya yang terganggu akibat masalah ini. Pihaknya mengklaim dirugikan, terutama dalam penanganan sengketa lahan di Kabupaten Bogor.

Pernyataan Resmi Kuasa Hukum Mengenai Uang yang Disita

Saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Sehat Damanik menegaskan bahwa uang yang disita bukanlah dari perusahaan yang diwakilinya. Ia menambahkan bahwa Arif Sugiyanto, yang menjadi tersangka, memiliki kendali atas uang tersebut.

Sehat menjelaskan, “Dalam kebijakan internal, semua uang yang beredar di lapangan harus memiliki bukti transaksi yang jelas.” Keterangan ini penting untuk menyampaikan kepada publik bahwa Summarecon tidak terlibat.

Menurutnya, informasi yang beredar justru menunjukkan kesalahpahaman yang perlu diluruskan. Sehat mencatat, bahwa penyimpangan dalam pengurusan sertifikat ini sangat merugikan pihaknya.

Pihaknya juga berharap agar proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak menghukum pihak yang tidak bersalah. Kejadian ini seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dan transparan.

Isu Sengketa Lahan dan Pembatasan Sertifikat HGB

Selain permasalahan uang, terdapat juga dugaan kejanggalan dalam penanganan sengketa lahan yang melibatkan perusahaan. Summarecon merasa dirugikan atas tindakan administrasi yang dianggap tidak adil oleh Kantor Pertanahan.

Dari informasi yang ada, stasiun BPN Bogor mengambil langkah untuk memblokir 12 sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) milik perusahaan. Namun, Sehat menjelaskan bahwa yang bermasalah sebenarnya hanya satu sertifikat saja.

Sehat menilai, “Tindakan ini jelas melanggar hukum karena upaya pemblokiran yang tidak proporsional.” Dia menggarisbawahi bahwa satu tindakan administrasi yang tidak tepat dapat mengakibatkan kerugian yang signifikan bagi perusahaan.

Perusahaan menekankan perlunya tindakan tegas untuk mengatasi situasi ini agar keadilan dapat ditegakkan. Mereka berharap semua sumber daya terkait dapat dioptimalkan untuk menyelesaikan masalah ini.

Harapan dan Tindakan Selanjutnya dari Summarecon

Kendati menghadapi situasi yang menegangkan, Summarecon tetap optimis agar permasalahan ini dapat segera terpecahkan. Pihaknya bertekad untuk melakukan langkah-langkah hukum yang diperlukan guna memastikan bahwa haknya dilindungi.

Sehat Damanik juga menekankan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan kasus ini dengan ketat. Perusahaan percaya bahwa dengan berpegang pada fakta dan bukti yang ada, mereka akan keluar dari situasi ini dengan baik.

Dalam konteks ini, penting bagi semua pihak untuk berpegang pada asas transparansi dan akuntabilitas. Kejelasan dalam pengurusan dokumen dan sertifikat harus ditingkatkan demi kepercayaan publik.

Pihak Summarecon mengajak semua elemen profesional untuk bersinergi dan menjunjung tinggi etika dalam setiap praktik bisnis. Mereka yakin bahwa komitmen untuk menjaga integritas akan membantu menavigasi situasi yang rumit ini.

Tags: BicaraBosKPKMiliarolehPenyitaanSummarecontentang
Previous Post

Relawan Mengatakan Gibran Tak Terkejut dengan Kasasi MK tentang Suket Ijazah

Ibnu Sutowo

Ibnu Sutowo

Related Posts

AKBP Netty Rosdiana Mundur dari Polri Terkait Isu Hati Nurani
Wellness & Diet

AKBP Netty Rosdiana Mundur dari Polri Terkait Isu Hati Nurani

by Ibnu Sutowo
November 2, 2026
Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terkendala, Pemprov DKI Minta Maaf
Wellness & Diet

Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terkendala, Pemprov DKI Minta Maaf

by Ibnu Sutowo
November 2, 2026
Apel Palestina dan CFD Berlangsung Bersamaan, Bagaimana Pengaturan Lalu Lintasnya?
Wellness & Diet

Apel Palestina dan CFD Berlangsung Bersamaan, Bagaimana Pengaturan Lalu Lintasnya?

by Ibnu Sutowo
November 1, 2026
Bus Tunggal Dara Terbakar di Tol Semarang Tinggal Rangka dalam Sekejap
Wellness & Diet

Bus Tunggal Dara Terbakar di Tol Semarang Tinggal Rangka dalam Sekejap

by Ibnu Sutowo
November 1, 2026
Santri Diminta Perkuat Penguasaan Teknologi Menag
Wellness & Diet

Santri Diminta Perkuat Penguasaan Teknologi Menag

by Ibnu Sutowo
October 31, 2026

Premium Content

Anies Baswedan Dapat Penghargaan Kebebasan Kota London

Anies Baswedan Dapat Penghargaan Kebebasan Kota London

October 17, 2026
Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Terkait Ceramah JK

Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Terkait Ceramah JK

May 5, 2026
110 Pendaki Arjuno-Welirang Dievakuasi Karena Karhutla, Semua Dalam Keadaan Selamat

110 Pendaki Arjuno-Welirang Dievakuasi Karena Karhutla, Semua Dalam Keadaan Selamat

October 18, 2026

Browse by Category

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tags

Akan Anak Bank Baru Bupati dalam dan dari dengan Ditangkap Dolar Dua Hari IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Minta Mobil OJK oleh persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Sekolah Setelah Tahun Tersangka Tidak Triliun untuk Warga yang
IBNUSUTOWO-HOSPITAL

Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tag

Akan Anak Bank Baru Bupati dalam dan dari dengan Ditangkap Dolar Dua Hari IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Korban KPK Menjadi Menurut Minta Mobil OJK oleh persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Sekolah Setelah Tahun Tersangka Tidak Triliun untuk Warga yang

Recent Posts

  • Bos Summarecon Bicara tentang Penyitaan Rp 106,3 Miliar oleh KPK
  • Relawan Mengatakan Gibran Tak Terkejut dengan Kasasi MK tentang Suket Ijazah
  • OJK Minta Industri Keuangan Syariah Tidak Hanya Mengandalkan Label Syariah

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?