• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
IbnuSutowoHospital.co.id
Advertisement
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
IbnuSutowoHospital.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Kementerian HAM Jelaskan Pentingnya Hak Hapus Jejak Digital di Media Sosial

Ibnu Sutowo by Ibnu Sutowo
May 26, 2026
in Berita Sehat
0
Kementerian HAM Jelaskan Pentingnya Hak Hapus Jejak Digital di Media Sosial
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) sedang memprioritaskan integrasi ketentuan hak untuk dilupakan dalam revisi Undang-Undang HAM. Tujuannya adalah untuk melindungi warga negara dari efek berkelanjutan dari jejak digital yang sering mengakibatkan stigma sosial yang tidak adil.

Pernyataan ini disampaikan oleh Tenaga Ahli Kementerian HAM, Wahyudi Djafar, dalam sebuah diskusi uji publik mengenai revisi UU Nomor 39 Tahun 1999 di Jakarta. Ia menekankan bahwa kemudahan akses informasi pribadi di dunia maya bisa menjadi kendala bagi individu yang telah rehabilitasi sosial untuk melanjutkan kehidupan mereka.

“Mereka sering kali tetap disudutkan sebagai penjahat, meskipun telah menjalani semua proses hukum yang berlaku,” tambahnya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya perlindungan data pribadi di era digital saat ini.

Memahami Konsep Hak untuk Dilupakan di Era Digital

Konsep hak untuk dilupakan atau right to be forgotten muncul setelah putusan Pengadilan Eropa pada tahun 2014. Kasus Mario Costeja di Spanyol menjadi titik awal, di mana pengadilan memutuskan agar nama Costeja dihapus dari hasil pencarian karena pernah dinyatakan pailit.

Ini menunjukkan bahwa pengadilan memahami dampak negatif informasi lama terhadap individu. Hak ini bukan berarti penghapusan berita dari media, tetapi lebih pada penghapusan tautan di mesin pencari.

“Penting bahwa berita tetap ada, tetapi tautan lama tidak perlu lagi muncul di hasil pencarian,” penegasan Wahyudi menyoroti keseimbangan antara kepentingan publik dan hak individu.

Dampak Stigma Sosial Terhadap Kesempatan Hidup

Stigma sosial yang ditimbulkan oleh jejak digital dapat mengakibatkan banyak peluang kehidupan melayang. Seseorang yang pernah terlibat dalam kasus hukum mungkin mengalami kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan baru, yang tentunya berpengaruh besar pada kehidupan sosialnya.

Hal ini juga berpotensi mendiskriminasi mereka dalam proses pendidikan dan akses ke layanan sosial. Jejak digital yang terus muncul akan menyudutkan mereka dalam pandangan masyarakat.

Wahyudi menekankan bahwa revisi UU HAM seharusnya dapat memberikan perlindungan terhadap individu agar mereka dapat melanjutkan hidup tanpa terus-menerus dibayangi oleh kesalahan masa lalu.

Perlunya Keseimbangan antara Kepentingan Publik dan Privasi

Kementerian HAM menekankan pentingnya keseimbangan antara perlindungan data pribadi dan kepentingan publik. Penilaian terhadap kasus-kasus yang melibatkan hak untuk dilupakan harus melibatkan pemikiran kritis dalam menentukan prioritas.

“Pengadilan akan mempertimbangkan mana yang lebih berat: perlindungan data pribadi atau kepentingan publik,” tutup Wahyudi. Pendekatan ini memastikan bahwa semua pihak terakomodasi dengan baik.

Prinsip perlindungan data pribadi juga akan menjadi bagian integral dalam standar kepatuhan HAM bagi perusahaan teknologi digital di tanah air. Ini akan menjadi dasar yang kuat dalam melindungi informasi pribadi pengguna.

Menciptakan Standar Baru untuk Perlindungan Data Digital

Kementerian HAM sedang berupaya membangun kerangka kerja yang kuat dalam melindungi hak digital warga. Rangkaian revisi UU HAM ini bukan hanya untuk memenuhi tuntutan zaman, tetapi juga untuk memberikan jaminan perlindungan data pribadi.

Penting bagi semua pemangku kepentingan untuk terlibat dalam proses ini, terutama perusahaan teknologi yang sehari-hari beroperasi dengan data pribadi pengguna. Mereka harus memahami tanggung jawab yang datang bersama dengan kekuasaan yang dimiliki.

Kesadaran akan pentingnya perlindungan informasi pribadi ini akan membentuk masa depan yang lebih aman bagi generasi mendatang. Jika diterapkan dengan baik, kebijakan ini dapat mengubah cara kami berinteraksi dengan teknologi dan membangun kepercayaan dalam hubungan digital.

Tags: DigitalHakHAMHapusJejakJelaskanKementerianMediaPentingnyaSosial
Previous Post

Pledoi eks Wamenaker Noel Poinkan Pengusaha Nakal dan Tuduhan Paling Keji

Next Post

Upaya Emiten Indonesia Masuk Kembali ke Indeks Bergengsi Global

Ibnu Sutowo

Ibnu Sutowo

Related Posts

Pemulihan Permanen Bencana Sumatra Didanai Rp100 Triliun oleh Pemerintah
Berita Sehat

Pemulihan Permanen Bencana Sumatra Didanai Rp100 Triliun oleh Pemerintah

by Ibnu Sutowo
May 25, 2026
Prajurit TNI AL Meninggal di Kapal Perang, Angkatan Laut Beri Penjelasan
Berita Sehat

Mayat Anak Perempuan Ditemukan di Lampung Bersama Surat Wasiat

by Ibnu Sutowo
May 25, 2026
Daftar 9 WNI Korban Penculikan yang Telah Tiba di Indonesia
Berita Sehat

Daftar 9 WNI Korban Penculikan yang Telah Tiba di Indonesia

by Ibnu Sutowo
May 24, 2026
Progres Laporan Dewi Perssik mengenai Pencatutan Akun Medsos oleh Polda
Berita Sehat

Progres Laporan Dewi Perssik mengenai Pencatutan Akun Medsos oleh Polda

by Ibnu Sutowo
May 24, 2026
Pecahan Molotov Ditemukan di Lokasi Kebakaran Kampus di Aceh
Berita Sehat

Pecahan Molotov Ditemukan di Lokasi Kebakaran Kampus di Aceh

by Ibnu Sutowo
May 23, 2026
Next Post
Upaya Emiten Indonesia Masuk Kembali ke Indeks Bergengsi Global

Upaya Emiten Indonesia Masuk Kembali ke Indeks Bergengsi Global

Premium Content

Tanda Epilepsi pada Anak yang Sering Tidak Disadari oleh Orang Tua

Tanda Epilepsi pada Anak yang Sering Tidak Disadari oleh Orang Tua

May 10, 2026
Mengapa Perempuan Lebih Sensitif Saat Menstruasi? Pahami Perubahan Hormon yang Terjadi

Mengapa Perempuan Lebih Sensitif Saat Menstruasi? Pahami Perubahan Hormon yang Terjadi

May 16, 2026
Rekap Dividen Belum Rilis, Bos Danantara Minta Sabar dan Bersih-bersih

Rekap Dividen Belum Rilis, Bos Danantara Minta Sabar dan Bersih-bersih

May 19, 2026

Browse by Category

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tags

Alasan Anak Apa Bekasi Cara dalam dan Dapat dari Daycare dengan Dokter Hari Indonesia Ini Juta Kasus Kembali Kereta Kesehatan Korban Menjadi Menurut Minta oleh Orang pada Pasar Penjelasan Penyebab Perlu persen Prabowo Pria Rumah Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Tanda Tidak Tua untuk yang
IBNUSUTOWO-HOSPITAL

Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tag

Alasan Anak Apa Bekasi Cara dalam dan Dapat dari Daycare dengan Dokter Hari Indonesia Ini Juta Kasus Kembali Kereta Kesehatan Korban Menjadi Menurut Minta oleh Orang pada Pasar Penjelasan Penyebab Perlu persen Prabowo Pria Rumah Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Tanda Tidak Tua untuk yang

Recent Posts

  • Maling Motor di Jakbar Gunakan Uang Jual Motor untuk Pesta Sabu
  • Upaya Emiten Indonesia Masuk Kembali ke Indeks Bergengsi Global
  • Kementerian HAM Jelaskan Pentingnya Hak Hapus Jejak Digital di Media Sosial

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?