• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
  • Login
Upgrade
IbnuSutowoHospital.co.id
Advertisement
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
  • Berita Sehat
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet
No Result
View All Result
IbnuSutowoHospital.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

PCNU Pati Minta Penahanan Pendiri Pesantren Predator Seks Santriwati

Ibnu Sutowo by Ibnu Sutowo
May 7, 2026
in Berita Sehat
0
PCNU Pati Minta Penahanan Pendiri Pesantren Predator Seks Santriwati
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati membawa isu serius tentang tindakan kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pendiri pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu. Kasus ini menuai perhatian luas di masyarakat, terutama karena melibatkan puluhan santriwati sebagai korban yang diduga mengalami tindakan tidak senonoh. Penangkapan tersangka yang bernama AS (52) pun menjadi tuntutan utama setelah ia menghindari panggilan dari pihak kepolisian.

Ketua PCNU Kabupaten Pati, Yusuf Hasyim, menegaskan pentingnya penahanan tersangka AS untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi para korban. Menurutnya, tindakan AS sangat memalukan dan keji, sehingga kehadiran pihak hukum menjadi hal yang mendesak.

Kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa AS telah ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 28 April dan sebelumnya telah dipanggil untuk pemeriksaan. Namun, saat panggilan pertama, AS tidak memenuhi kewajibannya untuk hadir.

Penanganan Kasus dan Peran PCNU Kabupaten Pati

PCNU dianggap sebagai lembaga yang berkomitmen untuk mengawal proses hukum dalam kasus ini. Yusuf Hasyim menegaskan bahwa mereka akan terus mendampingi para korban agar hak-hak mereka terpenuhi. Hal ini mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung oleh organisasi tersebut.

Pihak PCNU juga berusaha mencari solusi terkait nasib santri di ponpes tersebut. Mereka telah menawarkan tempat bagi santriwati yang terdampak di lembaga pendidikan lain di bawah naungan PCNU. Ini menunjukkan komitmen lembaga untuk memastikan pendidikan bagi santri tidak terputus akibat isu ini.

Sikap teman-teman sesama santri di ponpes juga jadi perhatian, sangat penting untuk menggali bagaimana perasaan mereka dan dampak psikologis yang muncul setelah kejadian itu. Pendidikan karakter yang diberikan kepada para santri sangat krusial dalam mendukung pemulihan mereka.

Pernyataan Kasat Reskrim dan Klarifikasi Polisi

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, menyatakan bahwa ada upaya penjemputan paksa terhadap tersangka jika tidak hadir pada panggilan kedua. Hal ini menunjukkan kesegeraan pihak kepolisian dalam menangani situasi yang sangat mendesak ini.

Namun, dalam perkembangan terakhir, pihak Polresta Pati memberikan klarifikasi terkait pernyataan sebelumnya mengenai penjemputan paksa. Mereka menjelaskan bahwa tersangka akan dipanggil secara formal sebelum diambil tindakan lebih lanjut.

Dalam klarifikasinya, Kasi Humas Ipda Hafid Amin menyampaikan permohonan maaf mengenai kekeliruan informasi yang disampaikan sebelumnya. Menurutnya, fokus utama adalah penanganan kasus secara profesional dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Perkembangan Terbaru Proses Penyidikan

Proses penyidikan terus berjalan, meski tersangka AS tidak hadir pada panggilan pertama. Pihak kepolisian tengah berupaya untuk menemukan keberadaan AS dan memastikan ia siap untuk diperiksa secara resmi.

Kasus ini terungkap setelah beberapa santriwati yang sudah lulus berani bersuara mengenai perlakuan yang mereka terima. Laporan tersebut telah disampaikan ke Dinas Sosial dan diteruskan ke pihak kepolisian, menunjukkan bahwa para korban mulai berani untuk melapor dan mencari keadilan.

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menyebutkan pentingnya olah tempat kejadian perkara yang telah dilakukan oleh kepolisian. Ada beberapa lokasi yang dianggap strategis untuk proses penyidikan yang lebih mendalam.

Isu tentang kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, terutama di pondok pesantren, menjadi perhatian serius di masyarakat. Kejadian-kejadian seperti ini diharapkan dapat diproses hukum secepatnya, agar tidak ada korban lainnya di masa depan dan memberikan efek jera kepada pelaku.

Kepolisian menyatakan bahwa mereka akan terus memantau situasi dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan proses hukum berlangsung adil dan transparan. Ini merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan dan kehormatan institusi pendidikan di Indonesia.

Tags: MintaPatiPCNUPenahananPendiriPesantrenPredatorSantriwatiSeks
Previous Post

Panduan Memilih Daycare yang Aman, Perhatikan 5 Aspek Wajib bagi Orang Tua

Next Post

Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Pasar Saham Menurut Analis

Ibnu Sutowo

Ibnu Sutowo

Related Posts

Prajurit TNI AL Meninggal di Kapal Perang, Angkatan Laut Beri Penjelasan
Berita Sehat

Prajurit TNI AL Meninggal di Kapal Perang, Angkatan Laut Beri Penjelasan

by Ibnu Sutowo
May 7, 2026
Motif Dendam Empat TNI yang Menyerang Andrie Yunus Perlu Dipertanyakan
Berita Sehat

Motif Dendam Empat TNI yang Menyerang Andrie Yunus Perlu Dipertanyakan

by Ibnu Sutowo
May 6, 2026
KPK Selidiki Tindakan Pemerasan di Cilacap saat Periksa Pejabat Sementara Bupati
Berita Sehat

KPK Selidiki Tindakan Pemerasan di Cilacap saat Periksa Pejabat Sementara Bupati

by Ibnu Sutowo
May 6, 2026
Kantor Kompolnas Pindah dari PTIK, Kapolri Harapkan Kemandirian yang Lebih Baik
Berita Sehat

Kantor Kompolnas Pindah dari PTIK, Kapolri Harapkan Kemandirian yang Lebih Baik

by Ibnu Sutowo
May 5, 2026
Klaim KSPSI oleh Andi Gani untuk Pembangunan Museum Marsinah di Nganjuk
Berita Sehat

Klaim KSPSI oleh Andi Gani untuk Pembangunan Museum Marsinah di Nganjuk

by Ibnu Sutowo
May 5, 2026
Next Post
Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Pasar Saham Menurut Analis

Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Pasar Saham Menurut Analis

Premium Content

Motif Dendam Empat TNI yang Menyerang Andrie Yunus Perlu Dipertanyakan

Motif Dendam Empat TNI yang Menyerang Andrie Yunus Perlu Dipertanyakan

May 6, 2026
Sosok Calon Ketua DPRD DKI Jakarta yang Baru Menggantikan Khoirudin

Sosok Calon Ketua DPRD DKI Jakarta yang Baru Menggantikan Khoirudin

April 30, 2026
Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Terkait Ceramah JK

Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Terkait Ceramah JK

May 5, 2026

Browse by Category

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tags

Anak Aresha bagi Bekasi Cara dan dari Daycare dengan Dokter Dolar Dugaan Emas Empat Hari Ini Juta Kembali Kereta Kesehatan Korban Mengalami oleh Orang Orangtua Penjelasan Penyebab Perlu persen Prabowo Pria Reformasi Rupiah Saat Saham Setelah Sperma Tahun Tanpa terhadap Terjadi Tidak untuk Usai yang
IBNUSUTOWO-HOSPITAL

Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Browse by Tag

Anak Aresha bagi Bekasi Cara dan dari Daycare dengan Dokter Dolar Dugaan Emas Empat Hari Ini Juta Kembali Kereta Kesehatan Korban Mengalami oleh Orang Orangtua Penjelasan Penyebab Perlu persen Prabowo Pria Reformasi Rupiah Saat Saham Setelah Sperma Tahun Tanpa terhadap Terjadi Tidak untuk Usai yang

Recent Posts

  • Waspadai Kebocoran Pendapatan Asli Daerah
  • Penjualan 38628 Juta Saham Prajogo Menarik Perhatian, Apa yang Terjadi?
  • Prajurit TNI AL Meninggal di Kapal Perang, Angkatan Laut Beri Penjelasan

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 Ibnusutowohospital.co.id | Berita Artikel Kesehatan Dan Konsultasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?